2 Teroris Makassar Kirim Dana ke Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 12:07 WIB
TKP Penangkapan teroris di Makassar (Hermawan-detikcom).
TKP penangkapan teroris di Makassar. (Hermawan/detikcom)
Jakarta -

Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi membeberkan keterlibatan keduanya dalam aksi teror.

"Kedua tersangka bersama dengan jaringannya yang terpusat di Villa Mutiara merupakan jaringan JAD bersama dengan ratusan jamaah lainnya menyatakan baiat kepada kilafah atau ISIS pada tahun 2015 di Ponpes Aridho Pimpinan Ustaz Basri," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramdhan dalam keterangannya, Rabu (6/2/2020).

Ramdhan mengatakan Basri meninggal dunia di Nusakambangan dalam kasus teror. Selain itu, MRS dan SA terlibat kajian pendukung daulah.

"Adakan kajian khusus pendukung daulah di Villa Mutiara dan Yayasan Aridho," ujarnya.

"Terlibat dalam pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Zolo, Filipina," ujarnya.

Mulai Oktober 2020, Ramadhan menuturkan, keduanya secara rutin melakukan latihan menembak dan naik gunung atau idad.

2 Terduga teroris itu tewas ditembak karena melawan saat ditangkap, simak selengkapnya di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2