PKS Patok 8 Juta Suara di Jabar pada Pemilu 2009

PKS Patok 8 Juta Suara di Jabar pada Pemilu 2009

- detikNews
Sabtu, 04 Feb 2006 07:17 WIB
Bogor - DPP Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) mematok target perolehan delapan juta suara di Jabar atau 40 % dari target nasional pada Pemilu 2009. Karena, Jabar menempati posisi penting dan strategis buat PKS sebagai lumbung suara."Pada Pemilu 2004 lalu kami memperoleh lebih dari 2,3 juta suara dan sangat realistis jika kami menargetkan 8 juta suara pada tahun 2009 nanti," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan Muswil I PKS di Hotel Salak, Bogor, Jumat (3/2/2006).Muswil sendiri dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin yang ditandai dengan pemukulan bedug. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif seperti Gubernur Jabar Danny Setiawan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ahmad Heryawan, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Walikota Bogor, Diani Budiarto, dan Bupati Sukabumi, Sukmawijaya. Menurut Tifatul, untuk meraih target itu, DPW PKS Jabar diminta meningkatkan konsolidasi kader dan struktur jaringan partai secara maksimal. Lebih lanjut Tifatul mengatakan, target yang dipatok tersebut bukan sesuatu yang berlebihan mengingat dinamisnya kader PKS di Jabar. Sebagai perbandingan pada tahun 2004 terjadi lompatan sebesar 6,5 kali lipat."Sehingga jika sekarang diharapkan kenaikan 3,5 kali lipat bukan merupakan sesuatu yang mengada-ada. Dan itu semua hanya bisa dicapai jika semua kader bekerja keras dengan ikhlas dan mengedepankan semangat ukhuwah," tandas Tifatul. Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan dalam sambutannya berharap agar PKS tetap menjadikan sikap bersih dan peduli sebagai landasan perjuangan. Saat ini tutur Danny, dengan keberadaan kader PKS baik di eksekutif dan legislatif, itu merupakan sebuah ujian kepentingan pragmatis yang harus dijawab setiap kader PKS. "Jika mampu melewati ujian tersebut dengan baik, saya yakin PKS akan semakin diterima masyarakat. Harapan masyarakat terhadap PKS yang begitu tinggi sebagai partai dakwah yang mengedepankan moralitas," jelas Gubernur Jabar itu. Dalam kesempatan itu Danny juga berharap semua Partai Politik di Jabar tidak hanya hadir pada saat Pemilu atau Pilkada saja dalam siklus lima tahunan. Masyarakat Jabar saat ini sedang menunggu kiprah Parpol dalam ikut membangun kesejahteraan masyarakat Jabar sesuai dengan visi dan misi pembangunan Jabar. "Persoalan kenaikan tarif dasar listrik (TDL), kenaikan harga BBM, hendaknya Parpol bisa menjembatani anatar kepentingan nasional dengan tuntutan rakyat," pintanya. (ahm/)


Berita Terkait