Mahasiswa Makassar Bakar Bendera Denmark
Jumat, 03 Feb 2006 23:43 WIB
Makassar - Protes keras terhadap pemuatan gambar karikatur Nabi Muhammad SAW di harian Jyllands-Posten yang terbit di Denmark, terus terjadi. Di Makassar, Jumat (03/02/2006) pendemo dari Aliansi Mahasiswa Pembela Islam (AMPI) melakukan pembakaran tiga bendera negara Denmark.Aksi ini sempat diwarnai ketegangan, tatkala barisan pengunjuk rasa menyerbu masuk ke dalam restoran siap saji Mc Donald di Mal Ratu Indah Jl Sam Ratulangi, Makassar.Puluhan aparat kepolisian Polresta Makassar Barat yang tiba dilokasi demo dengan cepat melakukan antispasi, dan membuat pagar betis di depan pintu restoran. Massa yang berusaha menerobos masuk, sempat terlibat dorong mendorong dengan petugas. Sebagai simbol kemarahan, mereka membakar dua bendera Denmark di depan restoran McDonald.Usai melakukan pembakaran, pengunjuk rasa beranjak menuju ke Hotel Sahid JayaMakassar yang juga tidak jauh dari Mc Donald. Belum sempat masuk ke gerbang hotel, aparat kepolisian langsung menutup portal dan kembali membuat brikade."Kami datang untuk Jihad dan menyatakan perang atas penghinaan terhadap umatIslam. Kami siap mati. Siapapun yang akan menghalangi gerakan ini, pasti kami akan lawan, walau polisi sekalipun. Kami menegaskan agar pengelola hotel ini tidak menerima orang Denmark," teriak salah seorang pengunjuk rasa, Irvan.Melihat aksi itu, salah seorang petugas Hotel Sahid menyampaikan rasa simpatik atas gerakan itu, dan mengatakan hingga Jumat kemarin tak satupun warga Denmark yang menginap di Hotel Sahid.Mendengar pernyataan itu, pengunjuk rasa pun membubarkan diri, seraya berjanji dalam waktu dekat akan merazia warga negara Denmark di Mal dan hotel-hotel berbintang di Kota Makassar.Mereka juga berjanji, jika dalam waktu 2 X 24 jam pernyataan tersebut tidak mendapat respons, mereka akan melakukan pengusiran warga Denmark di Makassar.
(ahm/)











































