Polda Kalsel Kawal Ketat Kedatangan-Distribusi 25 Ribu Dosis Vaksin COVID

M Risanta - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 14:57 WIB
Polda Kalsel kawal penerimaan hingga distribusi vaksin COVID-19 (dok Istimewa)
Polda Kalsel mengawal penerimaan hingga distribusi vaksin COVID-19. (dok Istimewa)
Banjarmasin -

Ratusan personel Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengawal ketat kedatangan 25 ribu dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac tahap pertama. Pengawalan dilakukan dari bandara hingga lokasi penyimpanan vaksin di gudang Instalasi Farmasi milik Pemprov Kalsel.

"Kita sudah melakukan pengamanan dan pengawalan sampai ke tempat penyimpanan vaksin yakni di instalasi farmasi milik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Polri juga bersama TNI melakukan pengawalan dan pengamanan mulai dari bandara sampai keluar bandara," kata Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa'i, Selasa (5/1/2021).

Pengamanan dan pengawalan dilakukan dari terminal kargo menuju ke Gudang Instalasi Farmasi Pemprov Kalsel di Jalan A Yani Km 21,5, Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Dia mengatakan penjagaan dan pengamanan ketat berlangsung sampai tahap pendistribusian vaksin oleh Satgas COVID-19 dan Dinas Kesehatan ke wilayah kabupaten/kota di Kalsel. Kedatangan vaksin Sinovac di Kalsel diterima oleh Satgas COVID-19 dan Dinas Kesehatan.

"Rencana pendistribusian vaksin sendiri, kami menunggu hasil koordinasi lebih lanjut antara Polda Kalsel dan Pemerintah Daerah dan Satgas COVID-19, dan intinya kami mempersiapkan personel sesuai petunjuk Mabes Polri. Sedangkan pendistribusian dan lalu bagaimana cara pelaksanaan distribusinya kepada masyarakat, akan dibahas lebih lanjut oleh Forkopimda Kalsel," beber Rifai.

Kepolisian sendiri juga mengamankan hingga di tempat penyimpanan vaksin COVID-19 untuk memberikan rasa aman kepada para petugas dan pekerja di lokasi penyimpanan vaksin.

Polda Kalsel kawal penerimaan hingga distribusi vaksin COVID-19 (dok Istimewa)Kalsel mendapatkan jatah 54 ribu dosis vaksin pada tahap awal ini. (dok Istimewa)

"Kami akan mendukung penuh kebijakan pemerintah, full power kita berikan," kata Rifa'i.

Terpisah, Kepala Instalasi Farmasi Kalsel, Rahmadi, mengatakan vaksin yang tiba merupakan tahap pertama.

"Karena Kalsel mendapat jatah 54 ribu dosis. Hari Ini yang datang 25 ribu dulu. Sisanya di tahap kedua sebelum didistribusikan vaksin sementara disimpan dulu di tempat penyimpanan khusus di Instalasi Farmasi. Nah untuk pendistribusiannya kami menunggu instruksi dari pemerintah pusat," terang Rahmadi.

(jbr/jbr)