Hujan Deras Guyur Madinah, Jalan-jalan Tergenang Air

Hujan Deras Guyur Madinah, Jalan-jalan Tergenang Air

- detikNews
Jumat, 03 Feb 2006 21:42 WIB
Hujan Deras Guyur Madinah, Jalan-jalan Tergenang Air
Madinah - Jarang-jarang Kota Suci Madinah diguyur hujan deras. Namun, Jumat (3/2/2006), hujan deras mengguyur kota Suci Madinah sejak pukul 13.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Akibat hujan yang cukup lama ini, jalan-jalan di Madinah tergenang air. Hujan ini mengguyur tidak lama setelah salat jumat usai. Sejak pukul 10.00 WAS, langit di atas Madinah memang diselimuti oleh mendung. Angin berhembus kencang sambil membawa butiran-butiran debu. Namun, suhu udara biasa-biasa saja sekitar 18-20 derajat Celcius. Saat waktu salat jumat tiba, langit semakin gelap. Sinar Matahari tidak menyembulkan sinarnya. Jamaah salat jumat yang berada di halaman dan atap masjid tidak tersengat sinar Matahari seperti biasanya. Hawa tampak sejuk, para jamaah pun tampak khusyu. Salat jumat selesai disambung dengan salat jenazah berjamaah. 7 Menit kemudian hujan tiba-tiba mengguyur dengan derasnya. Para jamaah yang berada di halaman dan atap masjid pun berhamburan menuju tempat berteduh.Karpet-karpet merah bermotif bunga terbasahi oleh air hujan. Para jamaah dan petugas tampak bergegas dan bergotong royong memindahkan sebagian karpet ke tempat yang terlindung oleh air hujan. Begitu juga mushaf-mushaf al quran yang diletakkan di rak-rak kecil juga diangkut ke tempat yang teduh. Hujan deras ini diselingi dengan hujan rintik-rintik secara sambung-menyambung. Hujan ini juga cukup lama. Hingga pukul 16.00 WAS, hujan rintik masih turun. Dan pada pukul 16.30 WAS, meski hujan sudah mulai reda, namun langit Madinah tampak masih gelap. Matahari pun masih malas menyembulkan sinarnya. Akibat hujan deras selama 3,5 jam ini, genangan air muncul di mana-mana. Di halaman dan atap masjid Nabawi, genangan air tampak berada di banyak titik. Seusai salat asar, tampak petugas masjid masih berjibaku mengusir air-air yang menggenangi halaman dan atap masjid Nabawi. Jalan-jalan di Kota Madinah juga tidak terlepas dari genangan air. Hampir semua perempatan jalan tampak genangan air cukup dalam. Maklum, jalan-jalan di Madinah memang tidak dilengkapi dengan selokan atau gorong-gorong. Di perempatan jalan Malik Fahd, genangan air mencapai 20 cm. Sedangkan di pertigaan Jl. Airport, genangan air mencapai 15 cm. Akibat genangan air ini, para pengendara mobil tampak melambatkan laju kendaraannya. Para pejalan kaki juga tampak memilih jalan yang terbebas dari air. Gara-gara hujan, para pedagang kaki lima juga harus menggulung dagangannya atau menutupi lapak-lapaknya dengan terpal. Namun, sebagian pedagang tampak tidak sempat menutupi dagangannya. Akibatnya, sejumlah pedagang tampak termenang, melihat dagangannya terbasahi oleh air hujan. Keterangan Foto:Genangan air tampak terjadi di pertigaan Jl. Airport akibat hujan deras yang mengguyur Madinah. Mobil juga dibuat mogok. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads