KSAL Sebut Negara yang Bisa Buat Seaglider: AS, China, hingga Jepang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 13:08 WIB
Drone laut misterius di Selayar, Sulawesi Selatan, yang ditemukan nelayan merupakan alat bernama seaglider. Hal itu disampaikan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dalam jumpa pers di Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidrosal) TNI AL, Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/1/2021).
KSAL Laksamana Yudo Margono menjelaskan soal temuan seaglider di Laut Selayar. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Belum diketahui seaglider yang ditemukan di Laut Selayar, Sulawesi Selatan, milik negara mana. Tetapi, TNI AL memaparkan sejumlah negara yang bisa memproduksi seaglider.

"Banyak yang sudah buat ini. AS ada, Prancis bisa, China bisa, Kanada, Jepang," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono dalam jumpa pers di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), Jakarta, Senin (4/1/2021).

Meski demikian, TNI AL enggan berandai-andai mengenai kepemilikan dari seaglider itu. Pasalnya, tidak ada keterangan sedikit pun yang tertulis di badan seaglider tersebut.

"Nanti akan kita cek dulu. Kita nggak berani menyampaikan ini milik siapa karena datanya nggak ada sama sekali, minimal ada sedikit saja tulisan bisa kita sampaikan. Karena tidak ada tulisan sama sekali, karena dari awal saya sudah tanya, apakah ada tulisan? Nggak ada. Makanya nanti setelah kita bongkar ini ketahuan miliknya siapa," ujar Yudo.

TNI AL memastikan seaglider itu bukan milik Indonesia. Saat ini Indonesia tidak memiliki seaglider, hanya argo float.

"Kalau kita tidak punya. Kemungkinan bukan Indonesia," ujar Yudo.

Simak video 'Kini TNI AL Punya Kapal Perang Lincah nan Canggih

[Gambas:Video 20detik]



':

Selanjutnya
Halaman
1 2