Siapa Jenderal Tua Pelanggar HAM Antidemokrasi yang Dimaksud Andi Arief?

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 13:22 WIB
Andi Arief
Andi Arief (Foto: dok. pribadi)

Andi Arief tak menyebut secara gamblang siapa jenderal tua yang dia maksud. Namun Andi Arief membeberkan pengalaman sang jenderal tua itu.

"Bukan, tapi yang punya pengalaman antidemokrasi," ujarnya.

Berkaitan dengan demokrasi, Andi Arief merupakan aktivis yang malang melintang beraksi hingga 1998, sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Demokrat. Andi Arief diketahui mengenyam pendidikan di FISIP Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Kala menjadi Ketua Senat Mahasiswa FISIP UGM 1993-1994, dia dengan sejumlah aktivis mahasiswa membentuk Komite Penegak Hak Politik Mahasiswa (Tegaklima). Andi Arief termasuk satu di antara belasan aktivis mahasiswa yang diculik pada 1998 karena dianggap membahayakan rezim Orde Baru sebelum akhirnya dilepaskan.

Maka tak mengherankan bila Andi Arief getol bicara HAM hingga mendorong Mahfud Md mendengarkan masukan masyarakat sipil. Menurut Andi Arief, solusi masyarakat sipil lebih baik daripada jenderal tua pelanggar HAM.

"Poinnya, agar kerusakan tidak terlalu dalam, saya berharap Pak Mahfud mau mendengar masukan civil society yang concern pada masalah-masalah seperti ini. Solusi yang didapat pasti lebih baik," imbuhnya.

Namun nama jenderal tua itu belum terkuak. Lantas siapa jenderal tua pelanggar HAM antidemokrasi yang dimaksud Andi Arief?

Halaman

(rfs/idh)