Buntut Kartun Nabi
FPI Demo Kedubes Denmark
Jumat, 03 Feb 2006 11:21 WIB
Jakarta - Kedutaan Besar (Kedubes) Denmark di Jakarta menjadi sasaran protes terkait pemuatan kartun Nabi Muhammad. Setelah didatangi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Kedubes itu didemo massa Front Pembela Islam (FPI).Massa FPI yang jumlahnya sekitar 30 orang itu tiba di Kedubes Denmark, Menara Rajawali, Jalan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (3/2/2006) pukul 10.30 WIB.Mereka mengenakan baju khas FPI, baju gamis lengkap dengan sorban putih-putih. Di depan Kedubes yang dijaga sekitar 50 polisi, massa FPI melantunkan salawat badar dan berkali-kali meneriakkan takbir.Koordinator Aksi FPI Yordan Al Fatah mengatakan, mereka mendatangi Kedubes untuk menuntut pemerintah Denmark meminta maaf atas pemuatan kartun Nabi Muhammad. Pemuatan karikatur di koran Jyllands-posten itu dinilai merupakan penghinaan terhadap umat Islam."Itu menghina umat Islam dan pelecehan bagi umat Islam," kata Yordan dalam orasinya yang disambut massa dengan pekikan "Allahu akbar!"FPI juga mengajak umat Islam melawan para penghina Nabi Muhammad. "Ayo sikat kafir, penghina Nabi Muhammad, Allahu akbar!" tulis FPI dalam spanduknya.Saat ini massa FPI masih mendengarkan orasi. Rencananya ratusan aktivis FPI lainnya akan segera bergabung setelah aksi dari kantor koran Rakyat Merdeka.Situs rakyatmerdeka juga menurunkan kartun Nabi Muhammad yang dimuat di Jyllands-posten. Dalam kartun itu, Nabi Muhammad digambarkan mengenakan sorban bom, bercambang dan pada bagian mata diblok garis merah.Pimred situs rakyatmerdeka Teguh Santosa menyatakan pemuatan gambar kartun hanya untuk informasi ke publik dan bukan untuk membangkitkan kemarahan umat Islam. Hari ini rakyatmerdeka telah mencabut gambar tersebut dari situsnya.
(iy/)











































