ADVERTISEMENT

Round-Up

Virus Corona Bikin Perayaan Tahun Baru Berbeda

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Jan 2021 06:52 WIB
Kawasan Bundaran HI.
Foto: Luqman/detikcom
Jakarta -

Perayaan malam tahun baru 2021 jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah aturan dibuat agar pergantian tahun di tengah pandemi ini tak menambah angka kasus aktif di RI.

Larangan perayaan Tahun Baru itu berawal dari keputusan pemerintah pusat melalui Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pemerintah pusat memutuskan untuk melarang perayaan Tahun Baru 2021. Khususnya, untuk daerah dengan kasus COVID-19 yang tinggi.

Menindaklanjuti keputusan itu, sejumlah daerah pun mengeluarkan kebijakan untuk melarang warganya berkerumun merayakan Tahun Baru 2021.

Larangan Kerumunan

Pemprov DKI Jakarta sejak awal Desember mengeluarkan aturan melarang industri pariwisata menggelar acara perayaan tahun baru 2021. Larangan itu dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta.

"Ini hasil koordinasi dengan pihak kepolisian yang melarang kegiatan acara tahun baru di hotel-hotel dan tempat usaha pariwisata lainnya," ucap Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya, saat dihubungi, Rabu (9/12).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memastikan melarang kegiatan saat Tahun Baru yang menimbulkan kerumunan. Hal itu disampaikan langsung Anies usai rapat bersama dengan Luhut.

"Kami memberlakukan hal ini Pak Menko dan saya harap di satu kawasan Jabodetabek juga diberlakukan policy yang sama," kata Anies dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12).

Dan semalam, kawasan Jakarta sepi, terutama di Bundaran HI yang setiap tahunnya menjadi titik kumpul perayaan tahun baru. Tadi malam, tak ada keramaian. Suasana di Jalan MH Thamrin terbilang kosong melompong.

Penutupan Lokasi

Perayaan tahun baru di tengah pandemi ini juga mengharuskan Pemda membuat kebijakan penutupan sejumlah lokasi. Penutupan sementara tempat wisata di DKI antara lain di Pelayanan Taman Margasatwa Ragunan, RTH Taman, RTH Hutan Kota, Kebun Bibit dan Layanan Ziarah Makam.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati menerangkan pihaknya akan tetap memelihara tempat wisata selama penutupan itu dilakukan. Pihaknya juga akan tetap melakukan pengamanan di sekitar lokasi tempat wisata.

Sejumlah lokasi dan jalan di lima kota madya di Jakarta dan Kepulauan Seribu juga kebagian mengalami penutupan saat tahun baru. Pemprov DKI membagi dua kategori, yakni penutupan dan pengendalian ketat. Kawasan Sudirman-Thamrin masuk kategori pengendalian ketat, Silang Monas kategori penutupan, Bundaran Hotel Indonesia (HI) kategori pengendalian ketat, dan kawasan Kota Tua kategori penutupan.

Selain itu, jam operasional mal-mal di DKI Jakarta dibatasi hanya sampai pukul 19.00 WIB. Pembatasan itu berlaku lagi pada 31 Desember sampai 3 Januari 2021.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT