MA Sunat Vonis Eks Pejabat Bank Sumut di Kasus Pengadaan Kendaraan Dinas

Andi Saputra - detikNews
Senin, 28 Des 2020 15:56 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Foto Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) menyunat vonis terpidana mantan pejabat Bank Sumut, Jefri Sitindaon, dari 7 tahun menjadi 3 tahun. Jefri merupakan terpidana yang terjerat dalam kasus korupsi pengadaan kendaraan dinas.

Hal itu tertuang dalam putusan peninjauan kembali (PK) yang dilansir website MA, Senin (28/12/2020). Kasus bermula saat Bank Sumut melakukan proyek pengadaan kendaraan dinas pada 2013 lalu. Total kendaraan yang akan dibeli sebanyak 294 unit dengan total anggaran Rp 17,7 miliar.

Dalam pelaksanaan proyek itu, terjadi kebocoran anggaran di sana-sini. Jefri selaku Asisten III Divisi Umum Bank Sumut dimintai pertanggungjawaban di muka hakim.

Pada 16 Februari 2017, PN Medan menjatuhkan hukuman 2,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan kepada Jefri karena dinilai terbukti korupsi secara bersama-sama. Hukuman Jefri diperberat oleh PT Medan menjadi 3 tahun penjara.

Bagaimana di tingkat kasasi? Majelis kasasi memperberat hukuman Jefri menjadi 7 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan. Vonis itu dijatuhkan MA pada 26 Februari 2020. Belakangan, MA mengubah vonis yang dijatuhkannya kepada Jefri lewat putusan PK.

"Menyatakan Terpidana telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana kepada Terpidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 tahun dan pidana denda sebesar Rp 50 juta, dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," ucap majelis dengan ketua Suhadi serta anggota M Askin dan Eddy Army.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2