Pemkab Bogor Akan Rapid Test Wisatawan Puncak pada Libur Tahun Baru

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 28 Des 2020 12:37 WIB
Bupat Bogor Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (Sachril/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan rapid test antigen bagi wisatawan puncak di libur akhir tahun nanti. Rapid test akan dimulai sejak 31 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021.

"Tanggal 31 (Desember 2020) ya yang malam tahun baru, tanggal 31, tanggal 1 (Januari 2021), tanggal 2 (Januari 2021) itu juga yang akan diberlakukan rapid antigen lagi (ke wisatawan di Puncak)," kata Bupati Bogor Ade Yasin di kantor Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Jalan Bersih, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (28/12/2020).

Ade belum merinci jumlah alat rapid test yang disediakan untuk wisatawan di Puncak pada libur nanti. Dia mengimbau wisatawan agar membawa hasil rapid test antigen mandiri ketika akan ke Puncak.

"Itu, yang kita sediakan di Gadog itu, kerja sama dengan polres. Itu, ya kalau memang yang benar-benar mau malam tahun baru, tapi mereka biasanya yang kita minta itu (rapid test) mandiri, yang sudah bawa surat itu. Kalaupun tidak bawa seperti di Taman Safari, mereka harus rapid antigen di situ, di tempat wisata, tapi mandiri," jelasnya.

Lebih lanjut, Ade Yasin menambahkan pelaksanaan rapid test antigen di libur Natal 2020, yakni 24-27 Desember kemarin membuat jumlah wisatawan di kawasan Puncak menurun. Penurunan jumlah wisatawan ini dikatakan cukup signifikan.

"Kemarin terakhir hari Minggu sepi sekali ya, mungkin 60 persen penurunan. Yang pertama ada 40 persen, hari kedua ketiga 50 persen, yang terakhir 60 penurunan yang cukup banyak," kata Ade Yasin.

Sebelumnya, Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor melakukan rapid test antigen kepada 747 wisatawan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, selama libur Natal 2020. Hasilnya, ada 10 orang yang dinyatakan reaktif COVID-19.

"Kegiatan rapid test antigen (di kawasan Puncak), total yang diperiksa 747 (orang), yang reaktif 10," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bogor, Kusnadi, dalam keterangannya, Minggu (27/12/2020).

Dia menjelaskan 747 orang yang di-rapid test antigen ini adalah hasil dari kegiatan yang dilakukan satgas COVID-19 Kabupaten Bogor dari 24-27 Desember 2020. Kusnadi tak merinci dari mana saja asal 10 wisatawan yang reaktif COVID-19.

Dia hanya menyebut kebanyakan wisatawan yang reaktif COVID-19 berasal dari DKI Jakarta. "Mayoritas (asal) Jakarta," jelasnya.

(eva/eva)