Kepulangan Jamaah Haji JKG 41 Tertunda 10 Jam
Kamis, 02 Feb 2006 16:08 WIB
Madinah - Jamaah haji asal kloter JKG 41 dari Sumatera Selatan (Sumsel) terpaksa harus menunggu lama di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah. Kepulangan mereka ke tanah air pun tertunda hingga 10 jam. Dalam jadwal, seharusnya 450 jamaah asal kloter ini sudah harus terbang meninggalkan Bandara AMAA pukul 22.15 Waktu Arab Saudi (WAS), Rabu (1/2/2006). Namun, karena gate penuh, akhirnya jadwal kepulangan mereka diundur pukul 02.00 WAS, Kamis (2/2/2006). Para jamaah sudah bersiap-siap meninggalkan pemondokannya sejak sekitar pukul 19.00 WAS. Dengan kondisi perut keroncongan, karena banyak di antara mereka yang belum makan malam, mereka pun menuju bandara sekitar pukul 22.00 WAS dengan diangkut sejumlah bus. Namun, sesampai jamaah tiba di bandara, jadwal penerbangan mereka ditunda kembali. "Penundaan terjadi karena gate penuh," kata Wakil Kepala Sub Daker Airpot H Jam'an kecewa. Padahal, sebenarnya pesawat Garuda dengan kode penerbangan GA 7213 sudah stand by sejak pukul 22.00 WAS. Saat itu, bus yang mengangkut jamaah sudah berhenti di tempat parkir di dekat gate 5, gate yang sebenarnya telah diperuntukkan mereka. Tapi, saat bersamaan, gate 5 masih dipakai oleh penerbangan Saudia Airlines yang mengangkut jamaah-jamaah haji dari negara lain, seperti Turki dan Iran. Akhirnya, karena gate masih penuh, bus-bus yang membawa jamaah itu diminta oleh pihak bandara parkir ke lahan parkir yang jauh dari gate. Bus bolak-balik dari tempat parkir utama ke tempat parkir gate. Sampai akhirnya, gate 5 yang seharusnya dimasuki oleh jamaah JKG 41, diserobot oleh penerbangan Saudia Airlines yang akan memberangkatkan jamaah haji kloter JKS 50. Akhirnya, jamaah JKG 41 yang dalam jadwal harus kembali ke tanah air lebih dulu, kini harus menerima kenyataan pahit, tertunda kembali. Jamaah haji JKS 50 lebih dulu diterbangkan dengan pesawat Saudia Airlines dengan kode penerbangan SV 5014 pada pukul 03.01 WAS. Mengapa ini bisa terjadi? Kabarnya, ini terjadi karena pihak bandara selalu memprioritaskan pemrosesan penerbangan Saudia Airlines, termasuk penggunaan gate. Garuda sulit untuk protes, karena prioritas untuk Saudia Airlines ini sudah menjadi hak pihak bandara. Akhirnya, jamaah kloter JKG 41 itu pun harus mengalah. Beberapa saat kemudian, mereka diarahkan ke gate 6, yang saat itu masih dipakai jamaah haji asal Malaysia. Begitu, jamaah haji Malaysia selesai diproses, jamaah haji asal JKG 41 pun masuk gate itu. Setelah proses Imigrasi selesai, jamaah baru diterbangkan menuju Jakarta pukul 07.55 WAS. "Kasihan jamaah dari malam belum makan," kata Jam'an. Beruntung, sebelum pesawat take off, jamaah langsung disediakan makan di dalam pesawat untuk makan pagi.
(asy/)











































