PKS Mau Raup Suara yang Kecewa Setahun Jokowi, PDIP: 2021 Akan Maksimal

Mochamad Zhacky - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 18:09 WIB
Jakarta -

PKS mengincar suara masyarakat yang menurut hasil survei Litbang Kompas tidak puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama satu tahun memimpin. PDIP meyakini kinerja pemerintah akan lebih maksimal di 2021.

"Wajar saja (PKS mengincar suara masyarakat yang belum puas dengan kinerja Jokowi), karena PKS yang berada di (luar) pemerintahan Jokowi. Setahun ini Pak Jokowi bekerja di situasi pandemi yang melanda di seluruh dunia. Tentu saja ada masyarakat yang belum puas. Tetapi, menurut saya, tidak bisa dijadikan patokan untuk perolehan suara di tahun 2024," kata Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat kepada wartawan, Minggu (27/12/2020).

Presiden Jokowi diketahui belum lama melakukan reshuffle kabinet. Djarot meyakini reshuffle yang dilakukan Jokowi akan lebih memaksimalkan kinerja pemerintah.

"Saya yakin dan percaya bahwa Pak Jokowi dan kabinet yang lebih segar pasca-reshuffle akan bekerja lebih maksimal di tahun 2021, untuk mengatasi berbagai problem sebagai dampak dari pandemi COVID-19," sebutnya.

Djarot juga mengingatkan bahwa masyarakat yang menurut hasil survei Litbang Kompas belum puas dengan kinerja Jokowi selama setahun memimpin masih bisa berubah pandangan di kemudian hari. Anggota DPR RI itu menekankan hasil survei masih dinamis.

"Benar, sangat mungkin untuk berubah di tahun-tahun mendatang. Ingat, bahwa hasil survei sangat dinamis dan tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, PKS menargetkan Pemilu 2024 menjadi momentum kemenangan mereka. PKS mengincar suara masyarakat yang tidak puas dengan setahun kepemimpinan Presiden Jokowi.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu awalnya memaparkan hasil survei Litbang Kompas. Menurut Syaikhu, berdasarkan survei Litbang Kompas sebanyak 52,5 persen responden tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi selama setahun menjabat.

"Survei Litbang Kompas pada Oktober 2020 menunjukkan ada sekitar 52,5 persen masyarakat yang tidak puas terhadap kinerja satu tahun pemerintahan," kata Syaikhu saat memberi sambutan di acara Musyawarah Wilayah (Muswil) V PKS yang disiarkan di kanal YouTube PKS, Minggu (27/12).

(zak/gbr)