Blak-blakan Sandiaga Uno

Cerita Gamblang di Balik Keputusan Sandiaga Gabung Jokowi

Deden Gunawan - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 10:28 WIB
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (Deden Gunawan/detikcom)
Jakarta - Sandiaga S Uno akhirnya mengungkapkan cerita sesungguhnya di balik kesediaannya bergabung ke dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin. Sejak gagal dalam Pemilihan Presiden-Wakil Presiden 2019, lelaki kelahiran Pekanbaru, 28 Juni 1969, itu mengaku kerap ditawari menjadi Menteri. Tapi dia selalu menolak dan bersikap berada di luar pemerintahan adalah yang terbaik.

"Setelah Pilpres 2019, saya menjalin hubungan baik dengan pemerintah, Presiden Jokowi dan para Menteri. Saya terus berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui gerakan ekonomi rakyat," kata dia kepada tim Blak-blakan detikcom, Jumat (25/12/2020).

Namun kondisi pandemi COVID-19 yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat membuatnya banyak merenung dan berintrospeksi. Apalagi ketika dia juga kemudian terkena COVID pada 7 Desember lalu. Selama menjalani isolasi mandiri, dia terus berkontemplasi, bertadabur, bertafakur, melakukan refleksi diri tentang banyak hal.

Seiring dengan itu, dia biasa melakukan salat sunnah, termasuk istikharah agar diberikan yang terbaik dalam meniti kehidupan. Dari enam kali istikharah yang dilakukannya, dia kemudian merasa mengalami pengalaman spiritual yang luar biasa.

"Setelah istikharah keenam kalinya saya mendapat petunjuk yang sama. Dari pertama hingga keenam itu sama: harus bersatu padu, menyingkirkan kepentingan kelompok, berani ambil ujian," tutur Sandiaga.

Ketika pada Selasa pagi (22/12), Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengabarkan via WhatsApp agar hadir ke Istana pada pukul 15.30 dengan mengenakan kemeja putih, Sandiaga tak lagi menampik. Toh begitu, dia secara resmi tidak tahu kursi Menteri yang akan diberikan kepadanya oleh Presiden Jokowi.

"Saya baru tahu ya pas diumumkan Pak Presiden. Saya diberi tahu seputar tugas dan amanat yang lain setelah Bapak Presiden mengumumkannya," kata Sandiaga S Uno.

Benarkah dia masuk kabinet tidak mewakili Partai Gerindra dan tanpa restu Prabowo? Simak penjelasan gamblang lulusan Wichita State University, Amerika Serikat, dengan predikat summa cum laude itu dalam program Blak-blakan di detikcom, Senin (28/12). (ddg/jat)