ADVERTISEMENT

Tinjau Bandara Soetta, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Lebih Ketat

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Sabtu, 26 Des 2020 22:24 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi
Foto: dok. Kemenhub
Jakarta -

Guna memastikan penerapan protokol kesehatan di liburan Natal dan Tahun Baru, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan terminal 2 dan 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Kegiatan ini turut dihadiri Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto dan Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

"Saya tekankan bahwa pada saat libur ini protokol kesehatan harus lebih ketat," ungkap Menhub Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/12/2020).

Menhub telah meminta Angkasa Pura II berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes untuk melakukan perbaikan dan penataan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang tes rapid maupun pengecekan surat hasil pemeriksaan di bandara.

Demi pelaksanaan pemeriksaan yang lebih aman, Menhub juga mendapat masukan dari para ahli untuk membuat bilik-bilik pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, seluruh stakeholder penerbangan di Bandara Soetta diminta bersiap mengantisipasi dua puncak perjalanan yang diprediksi akan terjadi pada 31 Desember 2020 serta arus balik pada awal Januari 2021.

"Untuk mengantisipasi puncak perjalanan. Saya pikir seluruh stakeholder sudah siap untuk meningkatkan kapasitas karena, titik-titik pemeriksaan dari protokol kesehatan itu sudah ditata sedemikian rupa. Jadi saya pikir itu bisa dilaksanakan dengan baik," tuturnya.

Sebagai antisipasi puncak perjalanan libur dan arus balik, Menhub akan berkoordinasi dengan Kemenkes dan Satgas Penanganan COVID-19. Salah satunya memastikan distribusi rapid antigen bisa dilakukan dengan baik di seluruh daerah agar tidak terjadi antrian.

Dalam kesempatan ini, Menhub juga menyatakan apresiasi pada pihak-pihak terkait bandara yang telah bersiaga menjaga penerapan protokol kesehatan dengan baik. Di antaranya kepada Ditjen Perhubungan Udara, Angkasa Pura 2, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta TNI dan Polri.

"Jika memang ada yang positif, mereka tetap diperlakukan dengan baik dan diberikan pemahaman bahwa mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan dan mereka bisa mendapatkan refund sesuai dengan harga yang dibayarkan," jelas Menhub.

Menhub turut mengecek tempat pemeriksaan kesehatan rapid antigen dan tes PCR di terminal 2 dan 3 Bandara Soetta. Masker dan hand sanitizer juga dibagikan kepada sejumlah penumpang bandara dalam kegiatan tinjauan ini.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT