Bertemu Presiden Afghanistan, JK Bicara Kerja Sama Perdamaian

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Des 2020 14:16 WIB
Pertemuan JK dan Presiden Afghanistan di Kabul, Kamis (24/12/2020)
Pertemuan JK dan Presiden Afghanistan di Kabul. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) melakukan kunjungan ke Afghanistan. JK dan rombongan diterima langsung oleh Presiden Republik Islam Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani.

JK tiba di Istana Kepresidenan Afghanistan di Kabul pada Kamis (24/12). JK mengatakan tujuan kunjungan itu dalam rangka menjalin kerja sama dalam perdamaian di negara Islam itu.

"Tujuan perjalanan kami adalah untuk melihat bagaimana Indonesia dapat membantu dan bekerja sama dalam proses perdamaian Afghanistan sebagai negara Islam yang punya banyak potensi ini," kata JK dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (26/12/2020).

Presiden Ghani didampingi oleh Menteri Agama dan Haji, Menteri Perindustrian dan Perdagangan, serta Menteri Urusan Wanita. Presiden Ghani mengajak Wakil Presiden ke-12 RI itu untuk berbagi pengalaman dalam proses perdamaian di Aceh.

JK mengatakan Indonesia memiliki pengalaman dalam masalah perdamaian sebagai negara dengan praktik Islam moderat. Dia menyebut Indonesia siap untuk berbagi pengalaman dengan pemerintah Afghanistan.

Sementara itu, Presiden Ghani menyebut Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia yang bisa menjadi contoh Islam moderat (washotiyah). Menurutnya, pengalaman Indonesia tidak hanya penting bagi Republik Islam Afghanistan, tetapi juga bagi kelompok Taliban dan kelompok lainnya untuk memilih cara moderasi dan menghentikan kekerasan.

Pada kunjungan itu, JK didampingi oleh mantan Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia dan mantan Ketua Perunding Perdamaian Aceh Hamid Awaluddin, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Muhyidin Junaidi, Bagian Urusan Luar Negeri MUI Sudarnoto, Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin, Presiden Kalla Group Solihin Jusuf Kalla, Operasi Kemanusiaan PMI Hussin Abdullah dan anggota Majelis Ulama Indonesia Wahban.

Turut hadir dalam pertemuan, Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan Arief Rahman dan Duta Besar Afghanistan untuk Indonesia Faizullah Zaki Ibrahim. Pertemuan ditutup dengan makan malam bersama.

(lir/hri)