Pertamina Beri Bantuan Modal Rp 9,3 Miliar bagi UMKM Terdampak Corona

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 14:55 WIB
Pertamina
Foto: dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat menyalurkan bantuan permodalan senilai Rp 9,3 miliar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Penyerahan dana pinjaman modal kemitraan ini dilakukan secara simbolis dengan penandatanganan akad kredit di beberapa kota, yakni Serang, Jakarta Selatan, Purwakarta, Bandung, dan Cirebon pada 22 - 24 Desember 2020.

"Di akhir Desember 2020 ini, Pertamina Regional Jawa Bagian Barat menyalurkan dana kemitraan sebesar 9,32 milyar kepada 73 mitra di wilayah Banten, DKI, dan Jawa Barat. Pertamina berharap dapat membantu UMKM yang terdampak pandemi untuk dapat bangkit," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan dalam keterangan tertulis, Jumat (25/12/2020).

Disampaikan oleh Eko, seluruh mitra binaan merupakan UMKM yang bergerak di berbagai macam bidang usaha, mulai dari kuliner, katering, kerajinan dan produk kreatif, busana dan aksesoris, budidaya jamur, gula aren, kopi, perdagangan, hingga konveksi dan industri pakaian.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kehadiran Program Kemitraan (PK) diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM terdampak pandemi COVID-19 untuk bisa bangkit kembali dan menjadi penggerak perekonomian di wilayah masing-masing.

"Selain mendukung pemulihan UMKM yang terdampak pandemi, dengan Program Kemitraan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan usaha kecil UMKM binaan Pertamina menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga dapat menggerakkan perekonomian di sekitar wilayah operasi Pertamina," tuturnya.

Selain UMKM, lanjut Eko, Pertamina juga memberikan pinjaman modal bagi pangkalan LPG dan UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG nonsubsidi lewat program Pinky Movement. Tujuan dari program ini yakni agar para UMKM dapat mengembangkan bisnisnya dengan menjual dan/atau menggunakan LPG nonsubsidi, BrightGas.

Ada pula bantuan pinjaman modal bagi bengkel yang terafiliasi dengan produk pelumas Pertamina, Enduro.

"Dengan semakin banyaknya pangkalan LPG yang bergabung dalam program Pinky Movement dan menyediakan produk BrightGas, diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat menengah ke atas untuk menggunakan produk LPG nonsubsidi, sehingga produk LPG subsidi dapat lebih tepat sasaran. Pertamina juga mengapresiasi para pelaku UMKM yang telah semakin banyak beralih menggunakan BrightGas untuk usaha mereka," tambahnya.

Bantuan permodalan yang diberikan Pertamina telah dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM di daerah, salah satunya yaitu Anwar (54 tahun). Anwar merupakan satu dari sekian banyak mitra binaan asal Kabupaten Lebak, Banten, dengan usaha Gula Aren Semut Harirang Mitra Mandala.

Menurutnya, bantuan dari Pertamina bermanfaat untuk mendorong pengembangan usaha sehingga dapat maju dan ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Provinsi Banten.

"Terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan bantuan pinjaman modal untuk pengembangan usaha kami. Mudah-mudahan usaha kami bisa lebih maju dan berkontribusi bagi perkembangan ekonomi, khususnya menambah ekspor dari wilayah Banten," ungkap Anwar.

(prf/ega)