Dilempari Telur
Dirut PLN Maafkan Mahasiswa & Minta Perlindungan Polisi
Kamis, 02 Feb 2006 11:07 WIB
Jakarta - Dirut PLN Eddie Widiono meminta perlindungan dari polisi selama dirinya menjalani pemeriksaan terkait dugaan mark up proyek PLTG Borang, Sumatera Selatan. Sebab kemarin dirinya dilempari telur oleh sekelompok orang yang diduga sebagai mahasiswa."Atas kejadian yang tak disangka-sangka dan Polri pun tidak pernah menyangka, saya kira kita perlu saling bantu kalau ada hal-hal kayak begitu," kata Eddie.Eddie mengungkapkan hal itu sesaat sebelum diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (2/2/2006).Dalam kesempatan itu, Eddie yang kemarin dilempari telur oleh kelompok mahasiswa mengaku tidak merasa terganggu atas perlakuan para mahasiswa tersebut."Saya secara mental maupun fisik tidak mengalami perubahan apa pun," ujar dia.Bahkan Eddie dengan besar hati menganggap persoalan itu selesai dan telah memaafkan 4 mahasiswa yang kemarin melemparinya dengan lima butir telur."Kalau dilihat pelakunya mereka pakai identitas mahasiswa. Mereka masih muda. Saya kira perlu memaafkan," ujar Eddie dengan rendah hati.Eddie lantas memberi nasihat kepada mahasiswa untuk melihat mana yang benar dan mana yang tidak. Para mahasiswa itu masih perlu melihat pengalaman hidup lebih banyak. "Jadi persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan," tandasnya.
(san/)











































