H-1 Natal, Pelindo III Laporkan Tak Ada Lonjakan Penumpang

Inkana Putri - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 20:09 WIB
H-1 Natal, Pelindo III Laporkan Tak Ada Lonjakan Penumpang
Foto: Dok. Pelindo III
Jakarta -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) mencatat jumlah penumpang pada musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih stabil dan tidak mengalami lonjakan besar. Sejak H-7 hingga H-1, terdapat sedikitnya 39 ribu orang telah melalui sejumlah pelabuhan di wilayah kerjanya di tujuh provinsi di Indonesia.

VP Corporate Communications Pelindo III R. Suryo Khasabu menyebut penumpang tertinggi ada di Pelabuhan Tenau Kupang, yakni sebanyak kurang dari 8.400 orang. Selanjutnya, jumlah tersebut disusul Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 6.400 orang dan Pelabuhan Maumere sejumlah 3.000 orang.

"Penumpang kapal laut pada musim Nataru kali ini mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan musim tahun lalu di mana pada periode H-7 hingga H-1 tahun lalu jumlah penumpang mencapai 98 ribu orang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12/2020).

Suryo menambahkan penurunan jumlah penumpang ini tak lepas dari kondisi pandemi COVID-19. Selain itu, adanya imbauan untuk tidak bepergian hingga sejumlah syarat bepergian dari pemerintah menjadi pertimbangan bagi para calon penumpang.

Guna menjamin kelancaran dan keamanan, Pelindo III menghadirkan pos koordinasi terpadu angkutan Nataru di setiap pelabuhan yang dikelolanya. Pos tersebut juga menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19. Adapun pos tersebut akan beroperasi dari tanggal 18 Desember 2020 - 8 Januari 2021.

"Beberapa fasilitas pendukung kami siapkan untuk terpenuhinya protokol kesehatan, mulai dari fasilitas untuk cuci tangan, cairan pembersih tangan (hand sanitizer), tempat pemeriksaan dokumen kesehatan, alat pengukur suhu tubuh, hingga petugas yang berkeliling untuk menegakkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Menjelang Nataru, transportasi laut memang masih menjadi salah satu andalan beberapa masyarakat. Seperti halnya Dessy Arwang, salah seorang penumpang KM Sinabung tujuan Tanjung Perak-Sorong, Papua.

Ia mengatakan dirinya memilih pulang ke daerah asalnya untuk merayakan Natal bersama keluarga dan memilih menggunakan kapal laut karena harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan moda transportasi lainnya.

"Waktu tempuh sekitar 5 hari, saya akan beberapa bulan di Sorong karena kegiatan perkuliahan juga dilakukan secara daring," katanya.

Sejumlah persyaratan yang ditetapkan sebagai dokumen perjalanan juga telah dipenuhi oleh Dessy. Ia menyebut hal itu bukan hanya sebagai formalitas, namun upaya untuk saling melindungi baik antar penumpang maupun keluarga di kampung halaman.

Di samping arus penumpang, Pelindo III juga mencatat arus petikemas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Perak menjelang Nataru terpantau lancar. Suryo menyebut tidak ada penumpukan barang di 2 terminal pelabuhan yang melayani petikemas internasional yakni Terminal Petikemas Surabaya dan Terminal Teluk Lamong.

Adapun arus petikemas internasional di Terminal Teluk Lamong hingga November 2020 tercatat mencapai 270.944 TEUs, sedangkan di Terminal Petikemas Surabaya tercatat sebanyak 1.164.854 TEUs.

"Jika kita bicara arus petikemas memang turun jika dibandingkan dengan tahun lalu, namun angka penurunan masih ada di angka 5-7 persen, jadi kami tetap beraktivitas seperti biasanya tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," pungkasnya.

(akn/ega)