Pesan Satgas untuk Umat Kristiani yang Rayakan Natal: Hindari Kerumunan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 19:12 WIB
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito update penanganan COVID-19 (YouTube Sekretariat Presiden)
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyampaikan update penanganan COVID-19. (Foto: dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 memberikan pesan kepada masyarakat yang merayakan Natal dan tahun baru. Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat menjauhi kerumunan.

"Saya meminta kepada umat kristiani untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam merayakan Natal. Selain itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat merayakan tahun baru untuk juga patuh. Hindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan," ucap Wiku dalam siaran persnya di akun YouTube BNBP Indonesia, Kamis (24/12/2020).

Wiku juga meminta kepada masyarakat membatasi pergerakan mereka. Masyarakat diminta menghindari perjalanan ke luar kota.

"Saya ingatkan agar masyarakat membatasi perjalanan liburan ke luar kota, dan sebisa mungkin di rumah saja. Saya meminta kepada pimpinan dan satgas daerah untuk antisipasi masuknya pemudik. Dengan mereka sudah melakukan tes PCR dan tes antigen. Pastikan juga ketersediaan ruang isolasi," katanya.

Selain itu, Wiku memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mengeluarkan edaran pembatasan pergerakan. Hal itu sangat membantu untuk mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh daerah yang sudah mengeluarkan surat edaran mengenai pembatasan pergerakan di daerah masa libur Natal dan tahun baru," kata Wiku.

Kemudian, kepada pelaku usaha pariwisata, Wiku meminta agar mereka paham pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah.


"Kepada pelaku usaha yang bergerak di sektor usaha pariwisata untuk dapat memahami pandemi COVID yang masih terjadi di Indonesia. Kebijakan pemerintah batasi perjalanan adalah upaya perlindungan kepada masyarakat, sekaligus pengendalian penyebaran COVID-19," ucapnya.

(aik/gbr)