Anggota Komisi I DPR Minta Djoko Soeyanto Dipanggil Lagi
Kamis, 02 Feb 2006 10:30 WIB
Jakarta - Tidak puas atas putusan Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga yang menghentikan secara sepihak sesi pendalaman fit and proper test calon Panglima TNI, anggota DPR pun meminta Marsekal Djoko Soeyanto dipanggil kembali.Demikian yang mengemuka dalam rapat internal Komisi I DPR yang mengagendakan pembahasan hasil tanya jawab calon Panglima TNI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2006). Protes dilontarkan oleh Sidarto Danu Subroto dari FPDIP. "Ketok palu dari ketua seolah-olah ada upaya paksa acara fit and proper test segera berakhir. Padahal masih banyak yang ingin disampaikan dan didalami. Karenanya agar hasil fit and proper test tidak cedera, calon panglima kita hadikan kembali," kata Sidarto.Protes serupa juga disampaikan Permadi dari FPDIP. "Sesi kedua ditutup dengan paksa. Yang kasihan itu yang di-fit and proper test karena masyarakat akan menilai sidang dipaksa harus selesai. Padahal penjelasan baru setengah jam. Berilah kesempatan untuk pendalaman lagi untuk memperbaiki kesan dia tidak mau menjawab," ujar Permadi.Tristanti Mitayani dari FPAN juga menyampaikan protes senada. "Jangan ada ketakutan di antara kita. Fit and proper test bukan untuk menghakimi, tetapi kita ingin tahu apa misi dan visi dia. Kalau bisa ditambah lagi pendalamannya dan kembalikan calon panglima untuk kita dalamimasa belum selesai sudah diketok palu," kata Tristanti.Hingga pukul 10.20 WIB, rapat internal yang digelar secara terbuka ini masih berlangsung.
(aan/)











































