Golkar Tantang Para Menteri Baru Jokowi Buktikan Kinerjanya

Wilda Nufus - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 16:26 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily
Foto: Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengomentari Reshuffle 6 Menteri Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ace menantang para menteri Jokowi ini untuk membuktikan kinerjanya.

Awalnya, Ace menyoroti penunjukan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) baru yang notabene merupakan mantan calon wakil presiden (cawapres). Ace menyebut tugas di lembaga kementerian tidaklah mudah apalagi saat pandemi virus Corona masih mewabah di Indonesia.

"Salah satu figur yang menarik dari menteri baru ini adalah Sandiaga Uno, mantan cawapres. Kini ditugaskan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bertugas di kementerian itu bukan hal yang mudah, apalagi di era pandemi yang mengalami kelesuan," kata Ace kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

Ace menantang Sandiaga untuk merealisasikan program OK OC dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Dia menjelaskan bahwa sektor pariwisata dapat berkontribusi untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi ini.

"Sandi harus membuktikan program OK OC-nya dapat mendorong dan mengembangkan ekonomi kreatif kita yang berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi kita pasca pandemi. Ayo, buktikan Bang Sandi!," katanya.

Ace kemudian mengenang momen di Pilpres 2019 ketika Sandiaga yang kerap kali 'nyinyir' terhadap program Jokowi-Maruf Amin. Kala itu, saat Ace menjabat jubir Jokowi-Maruf, ia pun tak memungkiri selalu terlibat debat dengan Sandiaga.

"Sandi yang selalu berdebat dengan saya, saat saya menjadi jubir Jokowi-Kyai Ma'ruf selalu skeptis dan nyinyir terhadap program-program yang ditawarkan Presiden Jokowi dengan berbagai SANDIwara-nya, harus membuktikan bahwa dia dapat memulihkan economic tourism yang berkontribusi besar terhadap pendapatan negara," tuturnya.

Selain itu, Ace juga menyoroti menteri kesehatan (menkes) baru Budi Gunadi Sadikin yang bukan berlatar belakang dokter. Ace menyebut menkes baru harus memastikan vaksin COVID-19 dapat berjalan efektif dan menyeluruh ke masyarakat.

"Tantangan utama adalah memastikan penanganan kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama. Menteri kesehatan baru yang bukan berlatar belakang bidang kesehatan memastikan penggunaan vaksin COVID-19 dapat berjalan secara efektif, aman dan merata untuk seluruh rakyat," katanya.

Tak berhenti disitu, Ace pun meminta kepada menteri sosial baru, Tri Rismaharini untuk dapat memastikan bantuan perlindungan sosial dapat berjalan tepat sasaran. Risma harus melakukan pembenahan data penerima bantuan sosial.

"Berbagai program perlindungan sosial seperti PKH, kartu sembako, bantuan sosial tunai, harus dimanfaatkan untuk membantu rakyat dengan tepat sasaran dan data yang akurat. PR utama Bu Risma adalah menata kembali program bantuan perlindungan sosial dengan melakukan pembenahan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)," ucap Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini juga turut berbicara mengenai tantangan yang harus dihadapi oleh menteri agama (menag) baru Yaqut Cholil Qoumas. Tantangan itu, lanjut Ace, mengenai bagaimana menyikapi sekelompok orang yang mengatasnamakam agama untuk melanggar tatanan kenegaraan.

"Tantangan yang harus dihadapi Gus Yaqut menghadapi sekelompok pihak yang selalu mengatasnamakan agama lalu menghalalkan segala bentuk kekerasan dan melanggar tatanan kenegaraan," katanya.

Simak video 'Risma-Sandi Jadi Menteri, Hensat: Jokowi Punya Rencana untuk 2024':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2