Tinjau Arus Mudik Nataru, Wakapolri: Arus Lalin Tol Jakarta-Merak Normal

m Iqbal - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 11:27 WIB
mal

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau arus mudik libur Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Merak, Banten
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau arus mudik libur Natal dan tahun baru di Pelabuhan Merak, Banten. (M Iqbal/detikcom
Jakarta -

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau arus mudik libur Natal dan tahun baru di Pelabuhan Merak, Banten. Gatot menyebut arus lalu lintas sepanjang Tol Jakarta-Merak masih normal.

"Kalau tadi saya melihat dari udara bersama-sama Pak Kabarhakam, Pak Asops, dan Pak Kakorlantas kita melihat memang arus lalu lintas di jalan tol tidak terlalu padat dan masih normal saja. Begitu juga kita lihat di pelabuhan-pelabuhan," kata Gatot kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

Puncak arus mudik Nataru terjadi pada 19 Desember 2020. Lonjakan jumlah penumpang terjadi pada kendaraan pribadi, yang mengalami kenaikan 59 persen. Jumlah penumpang pejalan kaki justru mengalami penurunan 66 persen dibanding tahun lalu.

"Hari ini khususnya juga tidak terlalu tinggi. Kalau menurut keterangan Pak Manajer ASDP, puncak kemarin itu adalah pada tanggal 19 memang ada peningkatan jumlah kendaraan pribadi dan truk. Itu peningkatan sampai 59 persen," ujarnya.

"Tetapi jumlah orangnya mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, sebanyak 66 persen, dan hari ini kita juga melihat penurunan," lanjutnya.

Selain itu, Wakapolri mengimbau masyarakat agar tak pergi liburan ke luar rumah dan pulang kampung pada libur Natal dan tahun baru 2021. Sebab, kasus penyebaran virus Corona belum menunjukkan tren menurun.

"Kita mengimbau kepada masyarakat, kalau bisa ya di rumah saja, tidak usah berlibur, tidak usah pulang kampung, dan merayakan Natal juga di rumah," kata Gatot.

Jika terpaksa ke luar rumah untuk mudik dan berlibur, masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan, seperti cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan memakai masker.

"Kalaupun ada yang melaksanakan kegiatan berlibur atau pulang kampung, tolong dipatuhi yang namanya protokol kesehatan COVID-19," kata dia.

(aik/aik)