Muhammadiyah Tetap Diminta Isi Kabinet Usai Abdul Mu'ti Batal? Ini Kata KSP

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 09:16 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengenalkan 6 menteri barunya dalam reshuffle kabinet pertama Jokowi-Maruf untuk Kabinet Indonesia Maju.
Presiden Jokowi saat mengenalkan enam menteri barunya dalam reshuffle kabinet pertama Jokowi-Ma'ruf untuk Kabinet Indonesia Maju. (Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

Lewat Twitter, Mu'ti juga menceritakan awal mula dirinya dihubungi untuk mengisi jabatan Wamendikbud. Mu'ti awalnya menyanggupi amanah yang diberikan.

"Tetapi, setelah mengukur kemampuan diri, saya berubah pikiran. Semoga ini adalah pilihan yang terbaik," kata Mu'ti lewat akun Twitter @Abe_Mukti.

"Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri," sambung dia.

Mu'ti menyebut amanah tersebut sangat berat. Mu'ti menilai dirinya bukan sosok yang tepat mengisi jabatan Wamendikbud.

"Saya merasa tidak akan mampu mengemban amanah yang sangat berat itu. Saya bukanlah figur yang tepat untuk amanah tersebut," tutur dia.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah melantik enam menteri baru. Berikut daftarnya:

- Tri Rismaharini atau Risma Mensos (PDIP)
- Sandiaga Uno Menparekraf (Gerindra)
- Yaqut Cholil Qoumas Menag (PKB)
- M Lutfi Mendag (diklaim kader PKB)
- Sakti Wahyu Trenggono Menteri KKP
- Budi Gunadi Sadikin Menkes

Begitu pula di posisi wakil menteri. Ini daftarnya:

- Letjen TNI Muhammad Herindra Wamenhan
- Edward Komar Sharif Hiariej Wamenkum HAM
- Dante Saksono Harbuwono Wamenkes
- Harvick Hasnul Qolbi Wamentan
- Pahala N Mansury Wamen BUMN

Halaman

(jbr/lir)