Kemnaker Serahkan Anugerah Penerapan 5S di Lingkungannya

Abu Ubaidillah - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 21:13 WIB
Kemnaker
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberi Anugerah Penerapan 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke) di lingkungan Kemnaker. Anugerah ini diserahkan oleh Menaker, Ida Fauziyah yang diwakili Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Budi Hartawan.

Budi menjelaskan maksud dan tujuan penerapan 5S adalah untuk membentuk sikap atau perilaku yang harus dimiliki setiap orang dan diaplikasikan di mana saja. Tak hanya di lingkungan kerja, namun juga di rumah.

"5S berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan merupakan pondasi atau landasan dalam setiap aktivitas pekerjaan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).

Anugerah 5S dengan tema 'Tingkatkan Produktivitas Melalui Penerapan 5S yang Lebih Rekreatif' adalah konsep untuk 'Peningkatan Produktivitas Terpadu', yakni penerapan penataan rumah tangga yang baik (good housekeeping) dengan menciptakan ide-ide kreatif, inovatif, dan suasana yang dinamis.

Adapun pemenang Anugerah Penerapan 5S adalah sebagai berikut.
- Set-Itjen Terbaik 1
- Biro Perencanaan Terbaik 2
- Pusdatin - Barenbang Terbaik 3
- Dit. Pemagangan Ditjen Binalattas Terbaik 4
- Dit. Penerapan Norma Keselamatan Kerja - Ditjen PKK & K3 Terbaik 5
- Dit. Pengupahan Ditjen PHI & Jamsos Terbaik 6
- Dit. Penetapan Tenaga Kerja Asing Terbaik 7

Ia menjelaskan 5S adalah budaya dari Jepang. Pada awalnya sudah banyak diterapkan di sebagian besar perindustrian seluruh dunia. 5S adalah metode penataan dan pengelolaan tempat kerja secara sistematis dan terorganisir dengan pendekatan proses perubahan sikap.

Menurutnya penerapan 5S telah dilakukan Kemnaker sejak 2019. Penerapan yang telah diawali dengan pembuatan komitmen Menaker dan seluruh pejabat eselon 1 di Kemnaker diharapkan akan bisa dilaksanakan oleh semua.

"Unit kerja terbaik akan memperoleh tropi 5S. Tentu menjadi unit kerja terbaik bukanlah merupakan tujuan akhir dari kegiatan ini," katanya.

Ia menyebut penerapan 5S secara efektif bisa memberikan manfaat bagi unit kerja secara visual maupun fungsional yang berdampak terhadap peningkatan produktivitas, kualitas, efisiensi biaya dan waktu, moral karyawan, dan mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja serta dampak lingkungan lainnya.

"Aktivitas 5S yang membudaya akan memberikan dampak positif terhadap sikap kerja karyawan dan meningkatkan citra Kemnaker," katanya lebih lanjut.

Budi menilai unit kerja terpilih adalah unit kera yang dianggap terbaik di dalam unit eselon 2-nya masing-masing. 7 unit kerja ini diharapkan akan menjadi percontohan bagi unit kerja lainnya dalam penerapan 5S.

"Saya berharap acara ini akan menjadi momentum yang baik dalam usaha kita untuk meningkatkan produktivitas kerja," katanya.

Sebagai informasi, acara penganugerahan 5S dihadiri oleh Direkur Bina Produktivitas Kemnaker, Fahrurozi; Dewan Juri Penilaian Penerapan 5S sekaligus Direktur LSP Produktivitas, Sanggam Purba; Direktur Utama Management Strategi Human Capital, Dr Karman; Direktur SMK Telkom, Karman dan Daduk M.

(ega/ega)