Polri: Haikal Hassan Nonreaktif di Rapid Antigen, Lanjut Swab PCR

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 16:37 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Haikal Hassan dinyatakan reaktif COVID-19 setelah dites rapid sebelum menjalani klarifikasi di Polda Metro Jaya. Haikal Hassan disarankan untuk menjalani isolasi mandiri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan soal rapid test terhadap Haikal Hassan itu. Pemeriksaan ini merupakan prosedur protokol kesehatan COVID-19 yang diterapkan Polda Metro Jaya terhadap setiap orang terperiksa.

"Tadi pagi saudara Haikal memang betul dilakukan rapid test antibodi yang bersangkutan reaktif," kata Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Haikal Hassan sendiri datang ke Polda Metro Jaya pagi tadi. Dia datang untuk memenuhi panggilan permintaan klarifikasi soal ceritanya 'mimpi bertemu Rasulullah SAW' yang dilaporkan oleh Husein Shahab.

Setelah dinyatakan hasil rapid test antibodi reaktif, dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadapnya. Haikal Hassan dirujuk ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kemudian kita lanjutkan SOP selanjutnya melakukan swab rapid antigen, yang bersangkutan nonreaktif. Tetapi untuk lebih meyakinkan lagi, karena untuk dilakukan pemeriksaan demi keamanan petugas, berkoordinasi dengan yang bersangkutan, kemudian kita rujuk ke RS Polri untuk dilakukan PCR test lagi di sana," terang Yusri.

Hasil swab test PCR Haikal Hassan sendiri belum keluar. Selama menunggu hasil tersebut, Haikal Hassan disarankan untuk menjalani isolasi mandiri.

"Ini kita masih menunggu hasilnya. Sambil menunggu hasilnya, kami sudah sampaikan kepada yang bersangkutan untuk sebaiknya isolasi mandiri sambil menunda sementara undangan klarifikasi," tuturnya.

Yusri menambahkan, Haikal Hassan sudah kembali pulang setelah menjalani tes PCR di RS Polri.

"Yang bersangkutan sudah pulang ke rumah," katanya.

Haikal Hassan datang ke Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi soal ucapannya mengenai 'mimpi bertemu Rasulullah SAW'. Simak di halaman selanjutnya.