Polri Musnahkan 290 Kg Ganja dan 89 Kg Sabu Hasil Operasi 58 Hari

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 13:00 WIB
Polri musnahkan barang bukti narkoba.
Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom
Jakarta -

Bareskrim Polri memusnahkan sejumlah barang bukti narkoba yang disita dalam kurun waktu 58 hari. Pemusnahan barang bukti ini hasil kerja Polri setelah mengungkap jaringan internasional narkotika di Aceh, Medan, Pekanbaru, Sumbar, Jakarta dan Jawa Timur.

"Pemusnahan barang bukti narkotika ini adalah sebagai wujud transparansi dan pertanggungjawaban Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri kepada publik," kata Wakabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat di Bareskim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020).

Pemusnahan yang dilakukan Polri hari ini sebanyak 290 kg ganja, 89 kg sabu dan 68.986 butir pil ekstasi. Wahyu mengatakan sebelum dimusnahkan, terlebih dahulu dilakukan uji sample narkotika oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri.

"Kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang penanganannya butuh tindakan luar biasa. Kepada seluruh jajaran hukum saya mengajak untuk gencar menindak dan memberi hukuman paling berat kepada para pelaku kejahatan narkotika," jelas Wahyu.

Dalam kegiatan kali ini turut dihadiri oleh perwakilan Badan Nartotika Nasional (BNN), Kejaksaan Agung RI serta tokoh masyarakat. Secara simbolis, masing-masing perwakilan memusnahkan barbuk ini menggunakan alat insinerator bersuhu tinggi. Nantinya seluruh barbuk ini di akan bawa ke RS Polri, Jakarta Timur untuk dimusnahkan.

Barang yang dimusnahkan ini hasil operasi Seaport Interdiction Bakaheuni Lampung dan Mandailing Natal, Sumatera Utara sejak 27 Oktober 2020 hingga 23 Desember 2020. Total tersangka 29 orang dalam 8 kasus peredaran narkoba.

Wahyu berpesan kepada seluruh aparat penegakan hukum agar tak ragu dalam menindak tegas pelaku kejahatan narkoba. Menurutnya, ini merupakan kejahatan luar biasa.

"Bahkan tidak perlu ragu memberikan hukum mati kepada pelaku yang penuhi syarat hukuman mati dan eksekusi mati harus cepat pelaksanaannya supaya memberikan efek jera bagi siapapun yang berniat menjadi pelaku kejahatan narkotika," tegasnya.

Selain itu, dijabarkan pula selama tahun 2020, total barang bukti narkoba yang disita sebanyak 50,59 ton ganja, 5,91 ton sabu, 905.425 butir ekstasi, tembakau gorila 138 kg, 42 kg heroin, 330,59 gram kokain, dan 64,59 gram.

Barang bukti yang disita itu juga dari 41 ribu kasus dengan jumlah tersangka 53.184 orang. Rinciannya 53.118 WNI dan 66 WNA.

(idn/idn)