PKB: Ilmu Gus Yaqut Cukup Jadi Menag, Fahcrul Razi Kurang Memadai

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 18:17 WIB
Politikus PKB Marwan Dasopang (Tsarina/detikcom)
Politikus PKB Marwan Dasopang (dok. detikcom)
Jakarta -

Presiden Jokowi memilih Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, menjadi Menteri Agama (Menag) RI. PKB membandingkan sosok Yaqut Cholil Qoumas dan Menag sebelumnya, Fachrul Razi.

"Saya pertama menyampaikan selamat kepada Gus Yaqut yang diberi kepercayaan untuk mengemban amanah menjalankan pemerintahan dalam urusan agama di pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua ini," kata Ketua DPP PKB Marwan Dasopang kepada saat dihubungi, Selasa (22/12/2020).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu menilai Gus Yaqut, sapaan Yaqut, memiliki ilmu yang cukup mengenai isu keagamaan. Dari keagamaan di bidang pendidikan hingga keagamaan secara umum.

"Saya mengenang Gus Yaqut, ilmunya tentang itu cukup. dia memahami. Dia cukup kuat tentang basis keilmuannya, tentang hal-hal baik di bidang pendidikan, baik di bidang keagamaannya dia kuat. Nah, termasuk urusan-urusan haji pun di bidang agama dia memahami dengan baik," katanya.

Sementara itu, Marwan menilai ilmu soal keagamaan yang dimiliki Fachrul Razi kurang memadai. Menurutnya, sering terjadi perdebatan saat Menag Fachrul Razi melakukan rapat kerja (raker) bersama Komisi VIII DPR.

"Kalau Pak Fachrul Razi kan tadinya diharapkan dalam hal manajemen dia akan praktis bisa me-manage Kementerian Agama. Ilmunya kurang memadai, sering dialog kita di raker di Kementerian Agama itu di Komisi VIII itu kan terjadi perdebatan sehingga kadang-kadang cara pandang yang disampaikan teman-teman itu rasa-nya sudah kurang etis begitu," ungkapnya.

Selain itu, Marwan menilai Gus Yaqut akan mampu merangkul dan bersikap tegas terhadap semua elemen masyarakat. Ia yakin pernyataan Gus Yaqut ke depannya tidak akan akan menimbulkan polemik.

"Saya meyakini Gus Yaqut bisa memerankan itu. Ketika dia sebagai menteri, harus merangkul semua. Ketika rangkulan itu tidak memadai dengan baik, harus bersikap tegas. Dan saya yakin komentar yang disampaikan oleh Gus Yaqut tidak akan mengandung polemik," ucap dia.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah 6 posisi Menteri Agama RI. Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Agama RI menggantikan Fachrul Razi.

"Yang keempat Yaqut Cholil Qoumas," kata Presiden Jokowi dalam pengumuman menteri baru di Istana Merdeka, Selasa (22/12).

"Akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Agama," imbuh Jokowi.

(hel/gbr)