ADVERTISEMENT

Profil Sandiaga Uno: Konglomerat Muda, Wagub DKI, Kini Menteri Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 16:11 WIB
Sandiaga dalam sesi mengajar di Rumah Siap Kerja
Sandiaga Uno ditunjuk sebagai Menparekraf. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sandiaga Uno menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Sebelum terjun ke dunia politik, Sandiaga mengawali karirnya sebagai pengusaha.

Sandiaga lahir di Pekanbaru, Riau, pada 28 Juni 1969. Dia menamatkan studi di Wichita State University pada 1990 dan George Washington University pada 1992.

Dia menikah dengan Nur Asia. Pasangan ini kemudian dikaruniai 3 anak, yakni Anneesha Atheera Uno, Amyra Atheefa Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno.

Sandiaga dilantik menjadi Wagub DKI Jakarta pada Oktober 2017 sehingga dia baru menjabat sekitar 10 bulan. Dia mendampingi Anies Baswedan memenangi Pilgub DKI 2017 pada putaran kedua mengalahkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Sebelum mendampingi Anies, Sandiaga lebih dahulu bergerilya sendiri. Dia mulanya berniat jadi calon gubernur. Kemudian, setelah Anies tidak lagi menjabat Mendikbud di Kabinet Kerja, Sandiaga akhirnya jadi cawagub.

Boleh jadi namanya bisa dibilang belum terlalu lama di panggung politik. Dia bergabung dengan Gerindra pada 8 April 2015 setelah ikut dalam tim sukses Prabowo Subianto di Pilpres 2014.

Sebelum merambah panggung politik, Sandiaga Uno dikenal sebagai seorang pengusaha yang lahir saat Indonesia dilanda krisis ekonomi pada 1998. Dia mendirikan sejumlah perusahaan di bawah naungan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Kecemerlangannya mengelola bisnis mengantarkan Sandiaga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Salah satu fokus dia saat di Hipmi adalah memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sandiaga Uno pernah menduduki posisi direktur keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995-1996 dan kemudian mengundurkan diri.

Saat pulang ke Indonesia, Sandi mulai menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan konsultan keuangan. Perusahaan bernama Recapital Advisors ini dibangun bersama rekannya, Rosan P Roeslani, yang saat ini menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Selain Recapital, Sandi bersama guru bisnisnya, yakni William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja, mendirikan Saratoga Investama. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer, dan produk kehutanan.

Dia pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan menjabat bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak Januari 2011. Pada 2016, namanya pernah masuk di daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma hukum Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha hingga pengusaha dunia.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT