Karier Risma: Dari Wali Kota Surabaya hingga Jadi Mensos

ADVERTISEMENT

Karier Risma: Dari Wali Kota Surabaya hingga Jadi Mensos

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 15:56 WIB
wali kota risma
Tri Rismaharini ditunjuk sebagai Mensos (Esti Widiyana/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial. Risma sudah berkecimpung di pemerintahan selama 23 tahun.

Tri Rismaharini sudah 23 tahun berkecimpung di Pemerintah Kota Surabaya. Perempuan kelahiran Kediri ini mengawali kariernya di pemkot sebagai Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya tahun 1997-2000.

Sebelum terpilih memimpin Kota Pahlawan pada 2010, jabatan terakhirnya adalah Kepala Bappeko Surabaya tahun 2008-2010. Sejak 2005, ibu dua anak ini sudah meraih banyak penghargaan.

Pada 2011, Risma mampu membuat Surabaya meraih penghargaan pengelolaan taman terbaik se-Indonesia, kota layak anak dan Adipura Kencana berturut-turut, hingga mengharumkan nama ibu kota Jatim di mata dunia. Maka tak diragukan lagi birokrasinya di pemerintahan.

Banyaknya prestasi Risma di birokrasi dan bisa mengubah Surabaya menjadi jauh lebih baik ini menarik PDIP untuk dicalonkan sebagai Wali Kota Surabaya. Lulusan ITS hingga S2 ini dikenal akan kerjanya yang nyata, ceplas-ceplos, ulet, keras, tapi tegas dan selalu membela warganya.

Ketulusan dan kesungguhannya dalam membangun Kota Surabaya menjadi perhatian bagi masyarakat. Hingga akhirnya ia terpilih menjadi orang nomor satu, sekaligus wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan periode 2010-2015 di usia 49 tahun.

Risma terus berusaha untuk menjadikan kota yang bersih, hijau, hingga membawa membawa nama dan warga Surabaya dikenal dunia. Buktinya, pada 2014, Risma mendapat penghargaan Mayor of the Month sampai menjadi wali kota terbaik ke-3 di Dunia pada 2015.

Risma pun meneruskan pada Pilkada 2015-2020. Ia pun kembali terpilih dan melanjutkan tugasnya sebagai kepala daerah. Di periode kedua, namanya terus melambung. Di partainya sendiri, ia ditunjuk sebagai Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT