5 Moge Bodong Anggota Klub Harley Pengeroyok TNI Diserahkan ke Bea-Cukai

Jeka Kampai - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 14:13 WIB
Polres Bukittinggi merilis kasus penganiayaan anggota klub Moge Harley-Davidson terhadap 2 prajurit TNI. 5 Dari 24 Moge yang ditahan diduga bodong.
Moge yang diamankan polisi usai kasus pengeroyokan. (Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Polisi mengatakan lima dari 24 motor gede (moge) yang dipakai anggota klub Harley Davidson Owner Grup (HOG) Siliwangi Bandung Chapter saat melintas di Sumatera Barat (Sumbar) tak punya surat alias bodong. Kelima moge bodong itu diserahkan ke Bea-Cukai.

"Lima unit itu kita serahkan ke Bea-Cukai," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Dia mengatakan total ada 12 moge yang masih diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, ada enam moge yang telah dikembalikan ke pemiliknya.

"Satu unit lagi yang masih dalam proses pengajuan administrasi kita lakukan penilangan, enam unit dikembalikan karena lengkap dan sisanya 12 masih diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Sumbar Kombes Joko Sadono mengatakan para pemilik moge bodong bisa dijerat dengan Pasal 103 UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

"Awalnya kita jerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat-surat. Tapi setelah pemeriksaan ini, ternyata memang moge-nya tidak punya surat-surat, sehingga pengenaan pasalnya jadi tentang Kepabeanan. Ditindaklanjuti ke Bea-Cukai dan barang bukti lima unit diserahkan ke mereka," kata Joko.

Ke-24 moge itu diamankan setelah terjadi dugaan pengeroyokan terhadap dua prajurit TNI pada Jumat (30/10). Kasus ini bermula saat dua anggota TNI berpangkat serda itu menepikan kendaraan mereka ketika ada konvoi moge melintas.

Tonton video 'Ini Moge-moge yang Diamankan di Kasus Pengeroyokan 2 Anggota TNI':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2