Polisi Sita 50,1 Ton Ganja hingga 5,53 Ton Sabu Selama 2020

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 11:46 WIB
Kapolri Jenderal Idham Azis
Kapolri Jenderal Idham Azis (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Polri melaporkan pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2020. Ada sebanyak 50,1 ton ganja, 5,53 ton sabu-sabu, dan beberapa jenis narkoba lainnya.

"Polri telah melakukan pencegahan peredaran narkoba melalui jalur laut dan darat dengan mengamankan 50,1 ton ganja," kata Kapolri Jendral Idham Azis dalam Rilis Akhir Tahun 2020 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).

"5,53 ton sabu, 737,384 butir XTC, 41,765 gram heroin, 330 gram kokain, 104,321 gram tembakau gorilla dan 64,5 gram hashish," ucapnya.

Puluhan ribu orang disebut terlibat dalam kasus narkoba tersebut. "48.948 tersangka dilakukan penegakan hukum (gakkum)," ujarnya.

Selain narkoba, Polri telah menyelesaikan 98 perkara dari total 131 perkara terkait Karhutla. Serta, melaksanakan kegiatan preventif dan penindakan selama melakukan patroli siber.

"Karhutla tuntaskan 98 perkara dari total 131 perkara (74,8%). Patroli Siber, lakukan upaya preventif terhadap 4.464 akun hoaks 179 perkara dan terkait COVID-19 sebanyak 104 perkara dengan 104 tersangka," ujarnya.

Terakhir, Idham memastikan semua perwiranya memiliki jabatan di masa kepemimpinan jendral bintang empat ini. Ia meyakini tak ada lagi perwiranya yang menganggur setelah lulus.

"Polri mempunyai komitmen terapkan reward kami sudah berikan 1.778 penghargaan Kapolri dengan rincian 1.659 personel Polri, 87 kepada warga masyarakat, 32 kepada instansi mitra polisi, mengusulkan 73.978 tanda kehormatan yang telah dianugerahkan oleh negara atas usulan Kapolri," tegasnya.

"Saat ini seluruh personel Polri telah mendapatkan ruang jabatan yang telah sekolah diberikan akselerasi. Di Polri saat ini sudah tidak ada istilah jabatan anjak, seluruhnya bisa tempatkan," lanjutnya. (aik/aik)