Sejarah Perayaan Tahun Baru yang Sudah Ada Sejak 4.000 Tahun Lalu

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 10:47 WIB
ilustrasi tahun baru
Foto: shutterstock
Jakarta -

Meriahnya kembang api dan juga sorak-sorai orang menjadi pemandangan yang kerap ditemui saat malam pergantian tahun. Tapi siapa yang sangka kemeriahan tersebut sudah ada sejak sekitar 4.000 tahun yang lalu tepatnya di Babilon Kuno.

Dilansir dari History.com, perayaan paling awal yang mencatat kedatangan tahun baru dilakukan oleh orang Babilonia. Kala itu, bulan baru pertama setelah titik balik musim semi atau hari di akhir bulan Maret menandai dimulainya tahun baru. Mereka pun merayakannya dengan festival keagamaan yang disebut dengan Atiku dan melibatkan ritual berbeda.

Sepanjang perkembangan zaman kuno, peradaban di seluruh dunia dalam mengembangkan kalender semakin canggih dan biasanya menyematkan hari pertama dalam setahun dengan tanda dari pertanian atau astronomi. Seperti di Mesir, awal tahun dimulai dengan banjir tahunan Sungai Nil atau tepat dengan terbitnya bintang Sirius.

Lalu kapankah tepatnya 1 Januari ditentukan sebagai awal tahun? Cerita tersebut bermula dari Kaisar Julius Caesar yang memutuskan untuk menyelesaikan masalah dalam menentukan awal tahun di kalender Romawi. Ia pun berkonsultasi dengan astronom dan ahli matematika paling terkemuka pada masanya.

Sebagai bagian dari reformasinya, Caesar pun akhirnya menetapkan 1 Januari sebagai hari pertama untuk menghormati nama yang sama pada bulan itu yaitu Janus, dewa permulaan Romawi. Namun, yang membuat bulu kuduk merinding adalah pada zaman itu orang Romawi merayakannya dengan mempersembahkan korban kepada Janus.

Usai mempersembahkan korban, orang Romawi pun langsung merayakannya dengan kebahagiaan seperti bertukar hadiah satu sama lain, mendekorasi rumah mereka dengan cabang pohon salam, dan menghadiri pesta yang meriah.

Namun, pada abad pertengahan para pemimpin Kristen di Eropa untuk sementara mengganti tanggal 1 Januari sebagai hari pertama tahun itu dengan hari-hari yang memiliki makna religius yang lebih, seperti 25 Desember dan 25 Maret, sebelum akhirnya Paus Gregorius XIII menetapkan kembali 1 Januari sebagai Hari Tahun Baru pada tahun 1582.

Dari situlah, tanggal 1 Januari sudah ditetapkan sebagai awal tahun baru yang hingga saat ini terus dirayakan oleh masyarakat dunia. Tahun baru juga sebagai tanda bagi sebagian orang untuk memulai sesuatu hal yang baru serta menentukan goals yang ingin dicapai.

Berbagai kegiatan pun sering dilakukan dalam merayakannya pergantian tahun, mulai dari mengirimkan kado hingga berkumpul bersama keluarga. Ada juga berbagai perayaan unik yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia.

Sayangnya, di tahun ini perayaan Natal dan Tahun Baru akan berbeda dari tahun sebelumnya. Namun, jangan berkecil hati, sebab masih banyak cara untuk berbagi kasih ke orang terdekat bukan?

Salah satunya adalah dengan mengirimkan kartu ucapan selamat Natal dan Tahun Baru ke orang-orang terdekat yang disayangi. Nah, biar makin mudah dan cepat BNI menghadirkan website untuk membuat kartu ucapan digital Natal dan Tahun Baru 2021 atau yang disebut dengan e-Card BNI.

e-Card ini tersedia dalam berbagai pilihan image, greeting dan berbagai bahasa yaitu Indonesia, Inggris, Korea, Mandarin dan Jepang. Kartu digital ini juga bisa disimpan dan di-share secara gratis di Facebook, Twitter dan WhatsApp. Mudah bukan?

Ayo buat kartu ucapan Natal dan Tahun Baru 2021 di bniecard.com lalu kirimkan kartu kreasimu ke orang terdekat untuk saling berbagi sukacita. Jadi merayakan Natal dan Tahun Baru #GaPakeNanti selama #Savacation.

(akn/ega)