Mabuk Tuak, Sopir Truk Perkosa Anak Tetangga
Rabu, 01 Feb 2006 17:42 WIB
Pekanbaru - Tuak -- minuman khas Batak -- jadi minuman favorit Lamhot Maruli sejak bertengkar dengan istrinya. Kebanyakan tuak, Lamhot pun mabuk. Biadabnya, dia memperkosa anak tetangganya, sebut saja Melati (11), siswa SD kelas V.Kini sopir truk yang merupakan warga Jl Riau, Kecamatan Tampan, Pekanbaru ini meringkuk dalam tahanan sel Poltabes Pekanbaru."Tersangka kita jerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 285 KUHP dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Hasil visum menunjukkan alat vital korban robek," kata Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol James Umbo kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (1/2/2006).Informasi yang dihimpun di Poltabes Pekanbaru menyebutkan, Lamhot sudah dua bulan ini tidak seranjang lagi dengan istrinya karena tidak akur.Hari-hari sopir truk ini tidak terlepas dari menenggak tuak. Warga sekitar juga menyebutkan, perilaku minum tuak ini memang sudah rutin dilakukan Lamhot. Hanya saja frekuensinya belakangan meningkat sejak bertengkar dengan istrinya.Pada Minggu 29 Januari, sebagaimana biasa pria itu sudah mabuk berat. Waktu itu, Melati barusan pulang dari rumah temannya. Dia melintas di depan rumah Lamhot.Melihat anak ingusan lewat di depan mata, Lamhot mencoba memberhentikan Melati yang akan pulang ke rumahnya. Lamhot membekap mulut Melati dan dibawa ke semak-semak di sekitar lingkungan rumahnya. Siswi kelas V SD yang malang itu pun diperkosa Lamhot.Usai memperkosa, Lamhot meminta Melati untuk tidak bercerita kepada siapa pun. Lamhot mengancam akan nekad membunuh Melati. Setelah itu, Melati disuruh pulang.Dalam perjalanan menuju rumahnya, anak ini menangis sejadi-jadinya. Ketika melintas di sebuah warung kopi, warga yang lagi nongkrong bertanya apa yang terjadi pada Melati.Dengan rasa ketakutan sambil masih terisak pilu, Melati menceritakan kalau dirinya baru saja diperkosa Lamhot.Mendengar itu, warga pun jadi emosi. Puluhan orang mencari jejak Lamhot. Tak lama, pria bajingan ini pun ditangkap warga.Lamhot babak belur dihajar massa. Malah tubuhnya sempat dikarungi ban bekas dan disiram bensin. Namun pihak kepolisian keburu tiba di lokasi.
(sss/)











































