ADVERTISEMENT

Jelang Libur Nataru, Satgas COVID-19 Imbau Disiplin Terapkan 3M

Inkana Putri - detikNews
Senin, 21 Des 2020 10:33 WIB
Prof Wiku Adisasmito. FOTO Dok BPMI
Foto: Dok. BPMI
Jakarta -

Saat ini, Pemerintah tengah berupaya untuk mempercepat hadirnya vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Pemerintah pun menargetkan 70 persen penduduk atau sekitar 182 juta jiwa dapat diimunisasi agar herd immunity atau kekebalan komunitas dapat tercapai.

Meski demikian, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito tetap mengimbau agar masyarakat tetap #IngatPesanIbu dengan menerapkan kesehatan 3M. Menurutnya, protokol kesehatan tetap menjadi senjata paling ampuh dalam menekan penularan COVID-19, bahkan jika vaksinasi sudah berjalan.

"Terutama selama periode libur akhir tahun nanti. Pemerintah, sedang mematangkan aturan baru mengenai syarat bagi pelaku perjalanan untuk mencegah penularan di daerah. Saya minta masyarakat tetap patuhi seluruh aturan dan syarat yang berlaku terkait perjalanan di tengah pandemi sehingga penularan dapat dicegah," katanya dikutip dari situs covid.go.id, Senin (21/12/2020).

Terkait vaksinasi, Wiku mengatakan menyampaikan skema vaksinasi COVID-19 gratis diharapkan mampu mendorong kesukarelaan masyarakat untuk diimunisasi.

"Diharapkan dengan semakin mudahnya akses vaksin yang dapat diperoleh masyarakat, kekebalan imunitas dapat dicapai dengan lebih cepat," ujarnya

Saat ini, Wiku menyebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang merampungkan tugas masing-masing untuk mengkaji efektivitas, keamanan, efikasi, serta kehalalan vaksin COVID-19.

Ia pun menjelaskan pemerintah menjamin vaksin yang nantinya didistribusikan dan digunakan oleh masyarakat adalah vaksin COVID-19 yang aman. Nantinya vaksin dibuktikan dengan otorisasi penggunaan darurat (EUA) dari BPOM, serta sertifikasi halal yang dibuktikan dengan sertifikat MUI.

"Saat ini baik BPOM dan MUI masing-masing menjalankan tugasnya. Pemerintah masih menunggu hasil kajian dan penelitian yang dilakukan BPOM dan MUI," pungkasnya.

Sambil menunggu vaksin, mari selalu #IngatPesanIbu atau #IngatPesanBunda dengan #cucitangan, #pakaimasker saat keluar rumah, dan #jagajarak.

(mul/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT