Proyek Monorel Dikebut Jika Duit Datang 2 Minggu Lagi

Proyek Monorel Dikebut Jika Duit Datang 2 Minggu Lagi

- detikNews
Rabu, 01 Feb 2006 12:53 WIB
Jakarta - PT Jakarta Monorail (JM) bernafas lega. Ancaman tender ulang proyek monorel di Jakarta batal karena JM berhasil menggandeng bankir dari Dubai.Bankir itu akan mengucurkan duit ratusan miliar rupiah untuk mendanai proyek monorel yang saat ini baru dibangun beberapa belas meter di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.Meski sudah ada komitmen mendanai monorel, namun bankir itu belum mengucurkan duitnya. Dana baru dikucurkan seminggu atau dua minggu lagi. "Kalau uangnya datang, ya dia (JM) akan kebut abis (proyek monorelnya)," kata Gubernur Sutiyoso saat dikonfirmasi soal financial closing (perjanjian fasilitas pembiayaan monorel ) PT JM yang berakhir 31 Januari 2006.Sutiyoso menyatakan hal itu di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2006).Sutiyoso menyatakan, bankir asal Dubai itu sudah dibawa JM kepadanya. "Bankirnya ke sini, bahwa dia akan mendanai monorel," ujar Sutiyoso. Dengan masih bertahannya PT JM sebagai pembangun monorel, maka teknologi yang digunakan adalah straddle type (menunggang pada balok beton) dari Siemens. Teknologi ini merupakan generasi kedua. Selain PT JM, PT Maglev Indonesia juga mengincar proyek monorel senilai US$ 600 juta ini. PT Maglev membawa teknologi generasi ketiga asal Korsel bernama magnetik levitation. PT Omnica yang mendirikan memotori konsorsium PT Maglev, semula juga bergabung dengan PT JM. Soal teknologi ini sempat menjadi tarik ulur sehingga Gubernur DKI pun turun tangan. Tapi akhirnya kala itu diputuskan menggunakan teknologi straddle type dengan alasan harganya lebih murah. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads