Wanita Stres Main Tembak di Kantor Pos, 6 Orang Tewas
Rabu, 01 Feb 2006 11:45 WIB
Jakarta - Amerika Serikat (AS) saat ini diguncang insiden mengamuknya seorang perempuan eks pegawai kantor pos Santa Barbara, California. Wanita itu menembakkan senjata 9 mm-nya secara membabi buta di kantor pos yang pernah memperkerjakannya.Penembakan itu menewaskan 6 orang, termasuk dirinya yang memutuskan bunuh diri, dan melukai seorang perempuan lainnya. Serangan mengagetkan itu terjadi sekitar pukul 21.15 hari Senin waktu setempat di Kota Coleta, dekat Santa Barbara, California."Saat ini korban ada 6 orang. Pelakunya diyakini adalah wanita bekas pekerja di kantor pos ini yang masuk ke dalam gedung dengan membawa senjata api yang belum diketahui jenisnya dan mulai menembaki pekerja kantor pos," jelas Sersan Erik Rainey seperti dilansir ABC News Online, Rabu (1/2/2006).Polisi lalu menyegel kantor pos itu hingga hari Selasa untuk mencari kemungkinan korban yang jatuh lainnya.Sementara Washington Post menulis, wanita itu tengah menjalani pengobatan medis karena gangguan psikologis.Insiden itu juga tercatat sebagai kasus penembakan paling mematikan di tempat kerja yang dilakukan oleh seorang wanita di negeri Paman Sam. Bahkan juga tercatat sebagai kasus berdarah terbesar di instalasi kantor pos AS sejak 20 tahun silam.Perempuan berusia 44 tahun yang diidentifikasi bernama Jennifer Sanmarco itu sudah tidak bekerja di kantor pos itu sejak lebih 2 tahun lalu karena gangguan psikologis. Pada malam kejadian, dia berhasil menerobos Pusat Proses dan Distribusi Surat Santa Barbara yang berpagar dan dijaga petugas keamanan. Perempuan stres itu memasuki gerbang gedung dengan menyetir mobilnya dan menempel ketat sebuah mobil yang melaju di depannya.Perempuan itu lalu memasuki pintu masuk dengan merebut kartu identifikasi karyawan elektronik milik seorang pegawai di bawah todongan senjata. Setelah masuk kantor, dia lantas melepaskan tembakan ke segala arah.Aparat menemukan dua orang tewas di luar kantor, beberapa blok dari Univeritas California. Mayat lainnya ditemukan di luar pintu dan seorang wanita ditemukan terluka parah. Tiga mayat lainnya -- termasuk perempuan stres yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri -- juga ditemukan di dalam kantor.
(nrl/)











































