Desmond Pertanyakan Info Mahfud soal Anak Muda Dilatih Jadi Teroris

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 08:00 WIB
Desmond J Mahesa
Desmond J Mahesa (Gibran Maulana/detikcom)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md mengaku mendapatkan informasi tentang anak-anak muda yang dilatih untuk menjadi teroris. Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa malah mempertanyakan balik sumber dari informasi yang didapat Mahfud tersebut.

"Sekarang tujuan dipersenjatai ini, Mahfud dapat informasi dari mana? Kita punya BIN, punya intel polisi itu, punya badan intelijen yang jelas kalau statement bukan dari sumber yang jelas ya nggak usah dipercaya. Kan BIN ada tinggal minta sama Pak Budi Gunawan, benar nggak, tinggal minta ke intel polisi, benar nggak," kata Desmond saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Sebab, Desmond menilai belakangan ini Mahfud kerap melontarkan pernyataan yang sumir. Ia kemudian menyinggung penyataan Mahfud Md soal kedatangan Habib Rizieq Shihab.

"Ini yang bikin statement siapa, Mahfud Md gitu loh. Mulutnya yang nggak bisa dipercaya, omongan Mahfud Md itu selalu tidak sesuai dengan realita. Kasus mempersilakan orang ke bandara karena menganggap massa Habib Rizieq itu kecil ternyata besar, itu bermasalah. Harusnya Mahfud bertanggung jawab, karena dia Menko Polhukam akhirnya tidak ada pertanggungjawaban, akhirnya lucu. Saya khawatir statement dia ini lucu-lucu lagi gitu antara benar atau tidak karena kecenderungannya apa yang dikemukakan Pak Mahfud itu sumir," ujar Desmond.

Karena itu, politikus Gerindra ini meminta informasi yang disampaikan Mahfud Md itu perlu diusut. Ia juga berpesan agar Mahfud Md lebih hati-hati dalam mengeluarkan penyataan ke depan publik.

"Iya harus diusut, kalau nggak benar yang fitnah lagi, kan susah kalau ngomong dengan orang ini semakin ke sini semakin tidak bisa dipercaya, mengkhawatirkan, merugikan Pak Jokowi. Ini yang menurut saya harusnya Pak Mahfud itu ngomongnya hati-hati karena pejabat publik, karena umumnya akan berdampak kepada suatu hal yang akan merugikan Pak Jokowi karena menteri Pak Jokowi, kasihan Pak jokowi kalau menterinya asal bikin statement," tuturnya.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya>>>