Bush: AS Kecanduan Minyak

Bush: AS Kecanduan Minyak

- detikNews
Rabu, 01 Feb 2006 11:11 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush mengakui negaranya kecanduan minyak. Karena itu, AS harus mengubah cara-caranya. Demikian disampaikan Bush dalam pidato kenegaraannya.Dalam pidatonya di depan anggota House of Representatives, Bush berjanji untuk mengupayakan cara-cara guna mengurangi harga minyak yang melesat. Pemimpin negara adidaya itu juga bersumpah untuk membuat kemajuan soal masalah Irak.Isu Irak dan minyak merupakan dua isu utama yang telah banyak berpengaruh buruk pada rating performa kerja Bush."Amerika kecanduan akan minyak, yang kerap kali diimpor dari bagian-bagian dunia yang tidak stabil," ujar Bush dalam pidatonya. "Cara terbaik untuk mengalahkan kecanduan ini adalah melalui teknologi," imbuhnya.Dalam pidatonya yang disiarkan televisi nasional itu, Bush juga menyinggung sejumlah isu penting, termasuk soal Irak dan Iran. Demikian seperti diberitakan CNN, Rabu (1/2/2006).Mengenai masalah Irak, Bush membantah seruan kubu Demokrat untuk menetapkan jadwal penarikan pasukan AS dari Irak. Menurut Bush, penarikan tiba-tiba pasukan AS dari Irak akan berdampak buruk bagi para sekutu AS di Irak."Akan tetapi, kami juga memikirkan keputusan dan perdebatan di masa lampau. Negara kita hanya punya satu opsi: Kita harus menepati janji kita, mengalahkan musuh-musuh kita dan membela militer Amerika dalam misi vitalnya," tandas Bush.Mengenai masalah Iran, Bush berujar, "Dunia tidak akan mengizinkan Teheran mengembangkan senjata nuklir." Bush juga berharap, suatu hari nanti AS akan berteman dengan Iran yang bebas dan demokratis.Ada pun soal Palestina, Bush menyebutkan sejumlah syarat bagi terjalinnya hubungan AS dengan Hamas, kelompok militan yang meraih kemenangan mengejutkan dalam pemilu Palestina pekan lalu."Rakyat Palestina telah memilih, sekarang pemimpin Hamas harus mengakui Israel, melucuti, menolak terorisme dan bekerja untuk perdamaian abadi," kata Bush. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads