Anggota MPR Harap Pekerja Seni Jadi Pelopor Pengamalan Empat Pilar

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 16:25 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Anggota MPR RI Nazaruddin Dek Gam mengatakan para pekerja seni di Indonesia harus bisa menjadi pelopor pengamalan Empat Pilar MRI. Menurutnya, hal itu penting untuk mencerminkan kebhinekaan, termasuk dalam melestarikan perpaduan budaya di Indonesia.

"Jadi untuk mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika itu kita perpadukan bukan hanya lewat bahasa atau lewat lain-lain, tapi lewat seni. Jadi harus sama-sama kita tingkatkan dan rawat Bhinneka Tunggal Ika kita agar Pancasila tetap abadi," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (17/12/2020).

Hal itu diungkapkannya dalam Sosialisasi Empat Pilar lewat Pagelaran Seni Budaya (PSB) dengan tema 'Tarian Aceh' oleh Sanggar Rumoh Budaya dan Sanggar Seni Hegardi, di Perumahan Indogreen Desa Gunungsari, Kec. Citeureup Kab. Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/12).

Dek Gam menuturkan pagelaran seni tersebut turut memadukan seni Jawa Barat dengan seni Aceh. Ke depannya, ia pun berharap dapat mengundang seluruh tarian-tarian yang di Indonesia untuk tampil dalam pagelaran seni di Aceh.

"Seperti seni Jawa Barat, Jawa Timur atau bahkan dari Papua kita tampilkan di Aceh, agar masyarakat tahu bahwa Aceh itu akan aman dan bagian dari NKRI, ini tugas kita bersama menjaganya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah mengapresiasi PSB yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat tersebut. Menurutnya, pagelaran seni dan budaya yang memadukan antar kesenian di Jawa Barat dan Aceh merupakan hal baru.

"Ini adalah salah satu dari metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, karena salah satu tujuan MPR mengadakan sosialisasi melalui seni budaya, untuk melestarikan kebudayaan daerah yang sudah mulai dilupakan," jelasnya.

"Oleh karena itulah atas inisiatif dari Pak Nazaruddin sosialisasi dengan metode Pagelaran Seni Budaya itu ditampilkan disini agar semua hadirin bisa menyaksikan betapa kayanya seni budaya yang kita miliki," pungkasnya.

(mul/ega)