Mahfud-RK Adu Pendapat di Twitter, Gerindra: Bagian dari Keterbukaan

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 14:33 WIB
Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid
Sodik Mujahid (Foto: dok. Pribadi)

Ternyata 'serangan' Emil ditanggapi Mahfud melalui akun Twitter-nya. Mahfud menyatakan siap bertanggung jawab.

"Siap, Kang RK. Saya bertanggung jawab. Saya yang umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia karena dia punya hak hukum untuk pulang. Saya juga yang mengumumkan HRS boleh dijemput, asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Saya juga yang minta HRS diantar sampai ke Petamburan," kata Mahfud lewat akun Twitter, Rabu (16/12/2020).

"Diskresi pemerintah diberikan untuk penjemputan, pengamanan, dan pengantaran dari bandara sampai ke Petamburan. Itu sudah berjalan tertib sampai HRS benar-benar tiba di Petamburan sore. Tapi acara pada malam dan hari-hari berikutnya yang menimbulkan kerumunan orang sudah di luar diskresi yang saya umumkan," lanjut Mahfud menjelaskan diskresi pemerintah.

Tak hanya berhenti di situ, cuitan atas utas itu pun terus berlanjut. Ridwan Kamil melalui akun Twitter-nya juga merespons pernyataan Mahfud.

"Siap Pak Mahfud. Pusat daerah hrs sama2 memikul tanggung jawab. Mengapa kerumunan di Bandara yg sgt masif & merugikan kesehatan/ekonomi, tidak ada pemeriksaan sprt halnya kami berkali-kali. Mengapa kepala daerah terus yg hrs dimintai bertanggung jawab. Mhn maaf jika tdk berkenan," cuit Kang Emil dalam akun Twitter resminya, @ridwankamil, Rabu (16/12) petang.

Halaman

(hel/knv)