Front TV Dibatasi di Youtube, FPI Merasa Perjuangan Dihambat

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 11:45 WIB
Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif
Foto: Slamet Maarif
Jakarta -

FPI protes saat channel Front TV tak bisa diakses dari lokasi Indonesia. Channel Front TV selama ini diketahui menayangkan berbagai video terkait FPI dan Habib Rizieq Shihab.

"Ya kemarin itu (laporan tak bisa diakses) dari lembaga informasi Front," kata Ketua DPP FPI, Slamet Maarif kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Slamet kemudian mengaitkan pembatasan akses channel Front TV dengan demokrasi. Slamet menilai demokrasi di Indonesia makin menghilang.

"Makin hilang demokrasi di negeri ini. Pemerintah sudah ketakutan berlebih dan hilang wibawa, ini patut diduga ada kesalahan dan borok yang sedang ditutup-tutupi mereka," kata Slamet.

Lebih lanjut, Slamet menilai pembatasan itu akan menghambat perjuangan FPI. Perjuangan yang dimaksud Slamet yaitu dalam menegakkan keadilan dan Islam.

"Memang itu yang mereka mau menghambat perjuangan kami untuk tegaknya keadilan dan Islam di Indonesia," jelas dia.

Tonton video 'FPI Desak Pemerintah Bentuk TGPF Independen Penembakan 6 Laskar':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2