2 Mahasiswa Unas Ikuti Jahit Mulut

2 Mahasiswa Unas Ikuti Jahit Mulut

- detikNews
Rabu, 01 Feb 2006 08:25 WIB
Jakarta - Setelah beberapa orang melakukan aksi jahit mulut memprotes saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di Posko Selamatkan Rakyat Indonesia (SRI) di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, kini dua mahasiswa Universitas Nasional (Unas) mengikuti jejak yang sama.Dua orang itu, Yadi (24) dan Andre (20), ikut mendukung aksi yang dijalankan sebelumnya oleh beberapa orang yang telah menjahit mulut di Posko SRI. "Mereka membuat aksi solidaritas berkenaan apa yang menjadi tuntutan kita," kata Koordinator Advokasi Korban SUTET, Mustar Bona Ventura kepada detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (31/1/2006).Sedangkan di Posko SRI, saat ini masih ada empat ibu yang melakukan aksi jahit mulut, yakni Yani (40), Ika (44), Saudah (34), dan Manisa (50). Mereka sudah menjalankan mogok makan hingga minggu kedua. "Kondisi mereka melemah, hanya bisa berbaring, tubuh gemetar, dan kepala sakit," imbuh Mustar.Belum ada upaya titik terang penyelesaian kasus ini. Malah, menurut Mustar, ada kecenderungan pembiaran atau pendiaman oleh pemerintah. Dia juga sangat menyayangkan iklan baru yang diterbitkan PLN di berbagai media massa. "PLN sangat indah memasang iklan dengan menyatakan korban SUTET aman hidup di bawah tegangan tinggi. Kita maaf karena miskin tidak bisa memasang iklan sehingga tidak melakukan counter opini. Bahwa sudah banyak terjadi kecatatan, lumpuh, dan penumbuhan badan yang lambat," jelasnya. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads