Round-Up

Klaim Fahri Rencana Sumbangan Pupus Usai Ganti Rugi Rp 30 M Dihapus

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 04:56 WIB
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meluncurkan dua buku hasil pemikirannya. Buku tersebut berjudul
Foto: Fahri Hamzah (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan PKS melawan Fahri Hamzah terkait ganti rugi Rp 30 miliar. Atas keputusan tersebut, pupus sudah ganti rugi PKS senilai Rp 30 M kepada Fahri Hamzah.

Padahal, menurut Fahri Hamzah uang ganti rugi Rp 30 M itu niatnya untuk disumbangkan ke fakir miskin dan anak yatim. Namun, pupus niat Fahri Hamzah untuk menyumbangkan Rp 30 M tersebut. Bagaimana kisahnya?

Hal itu berawal dari Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menggugat PKS karena memecat dirinya dari PKS. Fahri tak diam dan melayangkan gugatan ke pengadilan.

Fahri kemudian menang melawan PKS di tiga tahap. Pertama, gugatan Fahri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dikabulkan. Lalu putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI. Ketiga, kemenangan Fahri Hamzah didapat di tingkat kasasi, sebab, kasasi PKS ditolak MA.

Selang beberapa waktu, MA menguatkan putusan PN Jaksel yang menyatakan PKS harus membayar ganti rugi Rp 30 miliar ke Fahri. PKS pun tak diam, PK dilayangkan. Apa kata MA?

"Kabul," demikian bunyi putusan PK yang dikutip detikcom dari website MA, Senin (14/12/2020).

Wasekjen Hukum dan Advokasi DPP PKS Zainudin Paru bersyukur dengan keputusan MA tersebut. PKS menyambut baik keputusan MA ini.

"Alhamdulillah. Secara prinsip kami tentunya sebagai Tergugat di PN Jakarta Selatan yang selanjutnya menjadi Pemohon PK menerima putusan ini," kata Zainudin kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Apa harapan PKS untuk Fahri Hamzah? Zainudin mengatakan PKS tak ada kepentingan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: