Seorang Aktivis Irak Ditembak Mati oleh Pria Bertopeng

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 01:54 WIB
Protesters burn tires in front of the provincial council building during a demonstration demanding better public services and jobs and against corruption in Basra, southeast of Baghdad, Iraq, Tuesday, July 14, 2020. (AP Photo/Nabil al-Jurani)
ilustrasi (Foto: AP/Nabil al-Jurani)
Baghdad -

Seorang aktivis anti-pemerintah Irak di Baghdad Timur ditembak mati oleh orang tak dikenal. Ia ditembak oleh pria bertopeng pada Selasa (15/12) malam.

Dilansir dari AFP, korban bernama Salah al-Irak. Irak meninggal dunia di rumah sakit. Sumber AFP yang tidak mau disebut namanya itu mengatakan Irak beberapa kali menjadi target pembunuhan.

Korban dikenal aktif terlibat dalam unjuk rasa di ibu kota Irak. Ia mengecam pemerintah karena dinilai tidak efektif dalam bekerja, korupsi, dan bergantung pada negara tetangga, Iran.

"Yang tidak bersalah, mati, sementara pengecut berkuasa," tulis Irak dalam media sosialnya.

Total hampir 600 warga Irak dalam kekerasan terkait unjuk rasa sejak Oktober 2019. Padahal, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhemi berjanji akan melindungi warga yang melakukan unjuk rasa.

Namun, 8 kelompok hak asasi lokal dan internasional khawatir al-Kadhemi justru mempersempit ruang penyampaian pendapat. Sejumlah aktivis dikabarkan terus hilang sejak beberapa hari terakhir.

"Penghilangan (aktivis) terus berlanjut," pernyataan Human Rights Watch.

(isa/isa)