4 Tewas, Pengungsi Banjir di Subang Mulai Terserang Penyakit

4 Tewas, Pengungsi Banjir di Subang Mulai Terserang Penyakit

- detikNews
Selasa, 31 Jan 2006 23:17 WIB
Pamanukan - Sekitar 3 ribu pengungsi akibat banjir di Pamanukan, Subang, Jawa Barat kondisinya sangat memprihatinkan. Di antara mereka mulai terkena gatal-gatal dan diare karena sanitasi yang tidak bersih.Hingga kini sudah empat orang meninggal akibat bencana ini. Tiga orang meninggal karena banjir, satu orang lagi akibat kesetrum listrik ketika menyelamatkan diri. Tujuh orang lainnya hilang.Akibat jebolnya tanggul Sungai Cipunegara, air merendam ratusan rumah. Saat ini para pengungsi berada di pos-pos pengungsian, yakni sekolah, kantor kecamatan, masjid, di bawah jembatan layang dan rumah-rumah warga yang tidak terkena banjir.Banjir ini merendam ribuan hektar sawah dan peternakan ikan. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Atas bencana ini, anggota DPR dari PKB Helmy Faisal Zaini memberikan ratusan kardus minuman dan 100 buah selimut. Meski antusias, warga merasa bantuan yang diberikan selama ini belum memadai."Saat ini masyarakat memerlukan tim medis untuk memeriksa beberapa warga yang terkena gatal-gatal. Bantuan hanya baru makanan, itu pun tidak sangat cukup. Begitu juga tenda," kata Nurhasanah, warga Dusun Baru, Desa Mulia Sari, Selasa (31/1/2006). Helmy meminta agar masyarakat yang terkena banjir bersabar dan mengambil hikmah. Dia berjanji akan memperjuangkan pemberian bantuan dari Pemda setempat dan pemerintah pusat.Seperti diketahui, banjir ini datang pada Minggu (29/1/2006) pukul 04.00 WIB yang menghantam 190 desa di dua kecamatan, yakni Pamanukan dan Legonkulon. (atq/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait