Menlu: Hamas Tidak Perlu Dicurigai

Menlu: Hamas Tidak Perlu Dicurigai

- detikNews
Selasa, 31 Jan 2006 20:01 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia menyerukan semua pihak agar tidak terburu-buru berburuk sangka atas langkah politik dari kelompok Hamas yang kini memegang tampuk pemerintahan Palestina. "Dari pengalaman, biasanya tokoh atau partai yang sebelumnya ada di luar pemerintahan dan ketika ia jalankan pemerintahan akan berbeda," kata Menlu Hassan Wirajuda, sore ini di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (31/1/2006). Pernyataan tersebut ia sampaikan pada wartawan usai mendampingi Presiden SBY memanggil memanggil para duta besar lima negara anggota tetap DK PBB dan UE yang selama ini terlibat dalam proses perundingan ketegangan krisis terbaru Timur Tengah. Selama ini Hamas merupakan penentang pendudukan Israel. Tapi menurut Menlu, negara-negara Barat yang selama ini mengidentikkan Hamas dengan kekerasan dan aksi terorisme harus merubah pandangan apriori itu. Apalagi, lanjut Menlu, kini Hamas telah membuka peluang damai dengan Israel. Langkah itu perlu disambut sebagai kemajuan tercapainya perdamaian Palestina-Israel. Sejarah Timur Tengah membuktikan hal tersebut. Menlu memaparkan (alm.) Menachim Begin yang sebelumnya merupakan pemimpin kelompok teroris, ketika terpilih menjadi PM berhasil mencapai kesepakatan damai dengan Mesir melalui Camp David. (atq/)


Berita Terkait