Pengacara Fahri Hamzah: PKS Tetap Salah, Putusan MA Hanya Batalkan Ganti Rugi

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 14:43 WIB
Fahri Hamzah mengajukan dua tuntutan terhadap lima tergugat terkait kasus sengketa PKS. Salah satunya, Fahri meminta 5 pejabat partai PKS mundur.
Fahri Hamzah (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan PKS melawan Fahri Hamzah terkait denda ganti rugi Rp 30 miliar. Pengacara Fahri Hamzah menyebut putusan MA tersebut hanya membatalkan ganti rugi yang harus dibayarkan PKS kepada kliennya sebesar Rp 30 miliar.

"Kami membaca dari media bahwa putusan itu memperkuat putusan sebelumnya, PKS tetap dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan perbuatan melawan hukum (PMH)," kata Ketua Tim Lawyers Fahri Hamzah, Mujahid Latief, kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

"Putusan itu hanya membatalkan ganti kerugian imateril Rp 30 miliar," imbuhnya.

Mujahid mengaku belum mendapatkan salinan putusan MA dimaksud. Pihaknya juga belum menentukan apakah akan melakukan upaya hukum lanjutan.

"Kami belum mendapatkan salinan resmi putusan dari MA. Kami belum mengambil keputusan tentang langkah hukum lanjutan," sebut Mujahid.

Seperti diketahui, MA mengabulkan permohonan PK yang diajukan PKS melawan Fahri Hamzah terkait ganti rugi Rp 30 miliar. Namun pemecatan Fahri Hamzah oleh PKS tetap dinyatakan batal demi hukum.

"Kabul," demikian bunyi putusan PK yang dikutip detikcom dari website MA, Senin (14/12).

Putusan itu diketok oleh ketua majelis PK hakim agung Sunarto. Adapun anggota majelis adalah hakim agung Ibrahim dan I Gusti Agung Sumanatha. Sedangkan panitera pengganti adalah Muhammad Firman Akbar.

"Pada pokoknya amar kabul sepanjang mengenai menghilangkan kerugian Immaterial. Selebihnya sama dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1876 K/Pdt/2018 juncto Putusan PT DKI Nomor 539/PDT/2017/PT DKI juncto Putusan PN Jakarta Selatan Nomor 214/Pdt.G/2016/PN JKT.SEL," ujar juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, saat dihubungi terpisah.

Sebelum PK, kasus PKS vs Fahri Hamzah sudah bergulir dari pengadilan tingkat pertama hingga kasasi. Di tingkat pertama majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mengabulkan gugatan Fahri Hamzah. Majelis hakim memutuskan PKS harus membayar ganti rugi imateriil Rp 30 miliar ke Fahri Hamzah.

Putusan PN Jaksel itu lalu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI. Ketiga, kemenangan Fahri Hamzah didapat di tingkat kasasi. Sebab, kasasi PKS ditolak MA. Barulah kemudian PKS mengajukan PK ke MA.

Tonton video 'Fahri Hamzah Lihat Jokowi: Makin Kempes!':

[Gambas:Video 20detik]



(hel/zak)