Pengacara Ungkap Alasan Habib Rizieq Belum Ajukan Penangguhan Penahanan

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 14:17 WIB
Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Parwiro di Polda Metro Jaya
Sugito Atmo Prawiro (Karin/detikcom)
Jakarta - Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro mengungkap alasan Habib Rizieq belum mengajukan permohonan penangguhan penahan. Sugito mengatakan penangguhan penahanan harus melalui konsultasi Habib Rizieq sebelum diajukan.

"Keluarga berkeinginan seperti itu. Tapi setelah saya komunikasi dan diskusi dengan Habib Rizieq, segala keputusan terkait beliau itu harus dikomunikasikan dulu dengan beliau dan beliau belum sampaikan, 'Ah nanti dululah urusan mengenai penangguhan'," kata Sugito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2020).

Sugito menyebut Habib Rizieq belum membahas soal pengajuan penangguhan penahanan. Namun pihaknya berterima kasih kepada pihak-pihak yang bersedia menjadi penjamin.

"Terus terang saja kami dari Tim Bantuan Hukum FPI sangat berterima kasih kepada Habiburokhman, kepada Habib Alhabsyi yang siap untuk menjadi penjamin beliau," ujar Sugito.

"Tapi untuk saat ini kami belum mengajukan penangguhan penahanan. Untuk saat ini dan kami akan konsultasi dan komunikasi dengan Habib Rizieq," tambahnya.

Sebelumnya, setelah Habib Rizieq Shihab ditahan di Polda Metro Jaya, ada beberapa tokoh yang mengaku siap menjamin penangguhan penahanannya. Tokoh pertama adalah Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Baginya, penangguhan penahanan adalah cara legal agar Habib Rizieq tidak ditahan selama 20 hari sejak Sabtu (12/12).

"Penangguhan penahanan dapat dilakukan seorang tersangka atau terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 31 KUHAP. Dan saya siap menjadi penjamin untuk penangguhan penahanan beliau," kata Aboe Bakar dalam keterangan tertulis, Minggu (13/12).

Anggota Komisi III DPR RI tersebut menjelaskan tiga syarat penangguhan penahanan. Pertama tidak akan mengulangi tindakan pidana yang disangkakan, tidak menghilangkan alat bukti, dan ketiga tidak akan melarikan diri.

Selanjutnya, yang siap menjadi penjamin Habib Rizieq adalah Waketum Partai Gerindra Habiburokhman. Habiburokhman yakin Habib Rizieq tak akan melarikan diri.

"Pak Kapolri yang baik, ini di luar konteks substansi perkara kerumunan dan di luar konteks politik apapun. Saya yakin Habib Rizieq tidak akan melarikan diri dan saya bersedia menjamin penangguhan penahanan beliau," kata Habiburokhman melalui akun Twitter-nya, @habiburokhman.

Dalam keterangan terpisah, Habiburokhman menyadari penyidikan yang saat ini sedang dilakukan Polda Metro Jaya tidak boleh diintervensi. Namun anggota Komisi III DPR RI itu mengingatkan bahwa Kapolri Jenderal Idham Azis pernah menyampaikan perihal opsi penahanan dalam kasus kerumunan terkait pandemi COVID-19 merupakan pilihan terakhir.

"Kami tidak bisa intervensi kerja Polri, penahanan itu hak penyidik. Namun demikian, kami perlu ingatkan pernyataan Pak Kapolri di awal pandemi tempo hari bahwa penahanan dilakukan sebagai opsi yang paling terakhir," sebut Habiburokhman.

Dalam kasus Habib Rizieq, Habiburokhman menyarankan agar Polri mempertimbangkan penangguhan penahanan dengan tiga alasan. Yang pertama, pascakerumunan saat penjemputan Habib Rizieq telah berulang kali mengingatkan pendukungnya untuk tidak berkerumun, reuni 212 dibatalkan dan pendukung diminta tak menemani datang ke Polda Metro Jaya. (gbr/gbr)