Lelang 58 Kendaraan Dinas, Pemprov Banten Tambah Rp 639 Juta ke PAD

Inkana Putri - detikNews
Senin, 14 Des 2020 22:52 WIB
Pemprov banten
Foto: Pemprov banten
Jakarta -

Pemerintah Provinsi Banten menggelar lelang kendaraan dinas (randis) roda dua, tiga dan empat di Gedung Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, KP3B, Serang. Hasilnya, Pemprov Banten bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp 639.603.057 juta dari target Rp 265.383.000.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, lelang merupakan bentuk komitmen Gubernur Banten Wahidin Halim dalam penataan barang milik daerah (BMD). Hal ini sesuai Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 024.2/Kep.286-Huk/2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penjualan 58 Kendaraan Dinas Operasional Milik Pemprov Banten Tahun 2019.

"Yang menyelenggarakannya KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang). Pak Gubernur ini sangat komitmen, salah satu diantaranya menerbitkan SK kendaraan yang akan dilelang. Beliau tidak ingin banyak kendaraan yang sudah ada usulan penghapusan dari OPD dibiarkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (14/12/2020).

Lebih lanjut Rina menjelaskan Pemprov Banten selalu melaksanakan lelang tertutup atau lelang melalui aplikasi. Kali ini, terdapat 58 randis yang dilelang, yakni roda empat secara satuan 15 unit, roda empat paket 4 unit, roda dua satuan 10 unit dan roda dan tiga paket sebanyak 29 unit.

Adapun harga lelang tertinggi adalah roda empat Toyota Avanza 1.3 G tahun 2008 senilai Rp 62 juta. Sementara untuk yang terendah adalah roda dua Honda NF 100 tahun Rp 1,27 juta. Roda empat paket terlelang Rp 52,6 juta dan roda dua paket Rp 100,9 juta.

"Seluruh unit terlelang dengan target nilai Rp265.383.000. Akan tetapi dari lelang ini nilai perolehan justru melampaui. Nilai peroleh mencapai 241 persen dari target," katanya.

Soal pelaksanaan lelang, Rina menjamin seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa kecurangan antara Pemprov Banten dengan para pemenang lelang. Hal ini mengingat lelang digelar melalui perantara KPKNL.

"Kegiatan lelang ini sangat akuntabel transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Aset Daerah Ajat Sudrajat menambahkan kegiatan lelang ini dilakukan dilakukan secara online dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Bahkan, salah satu pemenang lelang juga berasal dari area luar Banten.

"Lelang kendaraan roda empat dan roda dua alhamdulillah laku semua dan lelang ini dilakukan secara elektronik melalui aplikasi dan dapat diakses di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu pemenangnya dari wilayah Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta," pungkasnya.

(mul/ega)